Label Ramah Lingkungan Dapat Merangsang Timbulnya Inovasi dan Investasi
[hijau]Melangitkan harapan pada produk ramah lingkungan[/hijau] Klikhijau.com - Kebijakan dan tata cara penerapan label ramah lingkungan untuk pengadaan barang dan jasa ramah lingkungan. Dua hal te...
[hijau]Melangitkan harapan pada produk ramah lingkungan[/hijau]
Klikhijau.com - Kebijakan dan tata cara penerapan label ramah lingkungan untuk pengadaan barang dan jasa ramah lingkungan. Dua hal tersebut dikenalkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Kebijakan ini diarahkan pada upaya untuk meningkatkan kinerja lingkungan. Efisiensi penggunaan sumberdaya alam sekaligus meningkatkan daya saing produk.
“Penerapan barang dan jasa ramah lingkungan juga bermakna keteladanan perubahan perilaku dari jajaran pemerintah. Kelak akan diperluas jangkauannya pada komunitas-komunitas yang telah terbentuk di masyarakat,” kata Staf Ahli Menteri LHK Bidang Industri dan Perdagangan Internasional Laksmi Dhewanti, Jumat, 11 Juli 2019.
[irp posts="3292" name="10 Hijab Ramah Lingkungan yang Perlu Diketahui Para Hijabers"]
Tahun 2018, jelas Laksmi, anggaran belanja pemerintah mencapai Rp. 1.040 Triliun. Sehingga pemerintah merupakan kelompok konsumen masif yang dapat melakukan perubahan pola konsumsi ramah lingkungan secaara terstruktur dan sistematis.
Oleh karena itu, pemerintah harus menjadi agen perubahan (agent of change) bagi konsumen masyarakat yang lebih luas.
"Program ini diharapkan dapat memberikan efek domino terhadap perubahan pola konsumsi dan green lifestyle. Peningkatan inovasi dan investasi ramah lingkungan, serta tumbuhnya kapasitas industri produk yang ramah lingkungan," lanjutnya.