Komitmen Utomodeck Group Menjawab Tantangan SDGs di Indonesia
Klikhijau.com - Semakin banyak perusahaan-perusahaan besar yang ikut berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Utomodeck Group, sebagai salah satu perusahaan...
Klikhijau.com - Semakin banyak perusahaan-perusahaan besar yang ikut berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
Utomodeck Group, sebagai salah satu perusahaan terdepan di bidang konstruksi, meyakini bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan seyogianya juga harus memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Salah satu inisiatif penting yang diambil untuk mempromosikan SDGs dalam budaya dan praktek kerja di lapangan adalah penggunaan layanan mobile electricity dalam mobile factory system.
Mobile electricity merupakan layanan dari PT PLN (Persero) untuk memastikan pasokan daya listrik melalui mobile power bank di kegiatan-kegiatan outdoor dan masa konstruksi (pembangunan).
Jika sebelumnya proyek-proyek besar yang digarap Utomodeck Group mengandalkan genset yang berbahan bakar fosil, maka melalui penggunaan layanan ini, seluruh kebutuhan listrik di proyek lapangan Utomodeck Group disupply dari mobile power bank ini.
[irp]
Aplikasi layanan ini merupakan realisasi dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bapak Darmawan Utomo, selaku pemilik Utomodeck Group dengan Bapak Bob Saril, selaku Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN (Persero).
Mengapa penggunaan mobile electricity menjadi langkah penting bagi Utomodeck Group dalam menjawab tantangan SDGs, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab?
Menggenjot kegiatan produksi sama artinya menjemput keuntungan di depan mata. Pada saat bersamaan, produksi besar-besaran membutuhkan konsumsi energi yang besar dan tak jarang mengorbankan faktor lingkungan.
Bagi Utomodeck Group, sumber daya listrik amat sangat penting dalam proses pengerjaan proyek di lapangan. Ketersediaan pasokan listrik melalui genset yang dihidupkan dengan bahan bakar fosil memang dapat menjamin kesuksesan proyek pembangunan.
Tapi tahukah Anda, bahwa genset juga merupakan sumber emisi gas buang yang dampaknya sangat buruk bagi lingkungan.
Inisiatif berpindah ke layanan mobile electricity merupakan langkah penting untuk melepaskan diri dari ketergantungan genset. Sehingga, produktivitas masa konstruksi di lapangan bisa selaras dengan konsumsi energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan.
[irp]