Kisah Seekor Paus Bungkuk yang Selamat dari Kepungan Buaya
Klikhijau.com – Paus bungkuk itu akhirnya bisa bernapas lega. Ia berhasil selamat dari ancaman maut yang mengintainya selama sepekan. Ia berada dalam kepungan buaya. Ia tersesat di salah satu sung...
Klikhijau.com – Paus bungkuk itu akhirnya bisa bernapas lega. Ia berhasil selamat dari ancaman maut yang mengintainya selama sepekan. Ia berada dalam kepungan buaya.
Ia tersesat di salah satu sungai di Australia. Tak ada yang tahu pasti bagaimana paus bungkuk itu bisa salah jalan. Sungai itu bukanlah sungai sembarangan, sebab menjadi rumah bagi banyak buaya.
Bahkan Carole Palmer, seorang ilmuwan ekosistem laut untuk pemerintah wilayah di Australia mengatakan, para ahli tidak tahu mengapa paus tersebut berbelok ke lepas pantai Australia.
Palmer hanya bisa menduga, jika paus itu akan menuju selatan ke Antartika. Namun keliru memasuki muara yang membawa mereka lebih jauh ke hulu sungai.
[irp]
Dugaan Palmer beralasan, sebab paus-paus bermigrasi ke perairan yang lebih hangat di lepas pantai Australia selama musim semi untuk melahirkan sebelum kembali ke Antartika untuk mencari makan.
Para ahli paus juga meyakini, paus-paus itu melakukan migrasi laut tahunan ketika beberapa dari hewan mamalia tersebut .
Paus-paus bermigrasi ke perairan yang lebih hangat di lepas pantai Australia selama musim semi untuk melahirkan sebelum kembali ke Antartika untuk mencari makan.
Namun, bagaimanapun kabar paus tersesat di sungai di Australia yang penuh buaya merupakan kejadian yang ‘menggemparkan’ sebab itu pertama kalinya terjadi.
"Ini adalah sesuatu yang belum pernah tercatat sebelumnya - tidak hanya di wilayah utara - namun Australia ini benar-benar tidak biasa," kata Palmer,
Paus bungkuk atau Megaptera novaeangliae adalah paus balin, salah satu spesies rorqual terbesar. Paus bungkuk dewasa memiliki panjang 12-16 meter dan memiliki berat 36.000 kilogram.