Kesadaran yang Datang Terlambat akan Keindahan Lily Amazon
Klikhijau.com - Ketika berkunjung ke rumah yang pernah saya huni di Sungguminasa, Gowa awal April lalu. Sambutan kenangan menyeruak. Memenuhi semua ingatan. Terlalu banyak kenangan di rumah tua di...
Klikhijau.com - Ketika berkunjung ke rumah yang pernah saya huni di Sungguminasa, Gowa awal April lalu. Sambutan kenangan menyeruak. Memenuhi semua ingatan.
Terlalu banyak kenangan di rumah tua di pinggir jalan itu. Meski sekitarnya telah banyak yang berubah. Namun, suasana di dalam rumah dan halamannya masih terasa sangat sama. Begitu akrab.
Di antara yang menyambut dengan tabah dan penuh keindahan adalah tanaman hias Lily amazon. Tanaman itu menghuni ruang kecil di sebelah kanan jalan naik ke teras rumah.
Tanaman itu rasanya cukup tangguh, meski tidak terawat dengan baik dan sering tertimbun debu yang datang dari jalan raya. Ia tetap tumbuh dan sehat walafiat. Bahkan mengeluarkan bunga yang indah berwarna putih bersih.
[irp]
Lily amazon itu, dulu waktu masih tinggal di rumah tua yang beralamat di jalan Usman Salengke, Gowa itu, kerap saya abaikan. Walau sedang berbunga. Mungkin karena terlalu terbiasa melihatnya.
Hal-hal yang terlalu sering atau mudah kita temui atau dapatkan, terkadang daya pikatnya memudar, seperti bunga Lily amazon itu atau barangkali seperti juga sang mantan.
Setelah beberapa tahun tak melihat bunganya, kunjungan di awal April 2026 itu, membuat mata saya terpaku lama pada keindahannya.
Saya menatapnya lama, mengabadikannya dengan kamera gawai saya. Bukan hanya bunganya, saya juga mulai memerhatikan daunnya yang lebar berwarna hijau pekat. Daunnya tebal. Tanaman hias ini tumbuh tidak tinggi.
Tanaman Lily amazon memiliki nama latin yang indah, Eucharis grandiflora. Nama lain yang disandang tanaman hias berbunga indah ini adalah Bakung amazon.
[irp]
Semakin diperhatikan, tanaman ini semakin mengeluarkan aura yang elegan dan berkelas. Bunganya seperti terompet, sementara daunnya besar dan memanjang. Pada ujungnya meruncing. Warnanya hijau tua yang pekat, permukaannya mengkilap seperti disemir, dan yang paling unik itu urat daunnya.
Urat-urat daunnya itu menonjol jelas dan membentuk pola bergelombang atau keriting yang sangat artistik. Dan saya lambat menyadari itu.
Jadinya, kini ada dua hal yang rasanya ingin saya sesali. Kenapa dulu, waktu masih tinggal di rumah tua itu, saya jarang memerhatikan Lily amazon itu dan kenapa saya lupa mengambil anakannya untuk ditanam di tandabaca, Bulukumba.
[irp]