Kepik Emas, Serangga Ekstotis yang Mulai Langka

Klikhijau.com – Jika sahabat hijau pernahkah  bermain di daerah pinggir persawahan atau pinggiran hutan. Sangat mungkin akan menemukan kumbang yang mirip dengan kura-kura—menggemaskan. Kumbang yang...

Kepik Emas, Serangga Ekstotis yang Mulai Langka
Bacakan Artikel

Ada beragam penyebab kumbang ini mulai langka, bukan hanya karena habitatnya terkikis, tetapi termasuk juga penggunaan pestisida pembasmi hama dan tereksploitasi yang berlebihan.

Berukuran mungil

Serangga ini berukuran mungil, panjangnya hanya sekitar 5 hingga 7 mm. Ia memiliki warna bervariasi, mulai dari bintik-bintik hitam, cokelat kemerahan hingga emas cemerlang menyerupai cermin.

Pada sisi tepi elytranya melebar dan transparan. Elytra merupakan pasangan sayap yang berada di depan kumbang.

Pasangan sayap ini mengeras dan menebal yang dapat melindungi pasangan sayap di belakangnya dan juga melindungi bagian belakang tubuh kumbang.

Sekilas, mungkin sahabat hijau hanya akan melihat warna emas di bagian punggung. Namun, jika diamati dari dekat, sahabat hijau akan melihat sayap bagian pinggir yang berwarna bening.

Pada beberapa spesies beetle ini, ada yang memiliki bintik-bintik hitam atau garis-garis yang sekilas mirip dengan ladybugs.

Warna Kepik Emas dapat berubah-ubah sesuai perkembangannya, selama kawin dan selama masa gangguan.

Pada musim kawin warnanya akan berubah, perubahan ini terjadi untuk menarik pasangannya.

Perubahan warna berikutnya terjadi ketiga kepik ini merasa terancam.

Selain dibudidayakan untuk dijual, Kepik Emas ini bisa dibuat sebagai perhiasan maupun gantungan kunci dengan cara diawetkan dan dicelupkan ke dalam resin.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2