Kenalkan Xylarium Bogoriense, Perpustakaan yang Hanya Berisi Kayu!
Klikhijau.com – Sejujurnya, saya selalu menganggap yang namanya perpustakaan isinya hanya buku. Jika kamu beranggapan sama seperti saya, itu berarti kita keliru. Ada perpustakaan yang isinya tanpa...
Klikhijau.com – Sejujurnya, saya selalu menganggap yang namanya perpustakaan isinya hanya buku. Jika kamu beranggapan sama seperti saya, itu berarti kita keliru.
Ada perpustakaan yang isinya tanpa buku, yakni perpustakaan yang dikelola Pusat Litbang Hasil Hutan, Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Nama perpustakaannya Xylarium Bogoriense atau dikenal juga dengan Perpustakaan Kayu.
Xylarium Bogoriense kini menempati urutan pertama dunia sebagai perpustakaan kayu tersebar dengan koleksi sampel kayu sebanyak 192.395. Mengalahkan koleksi Xylarium Belanda 125.000 sample, Amerika Serikat 105.000 sample & Belgia 69.000 sample.
[irp]
Data tersebut dikeluarkan International Association of Wood Anatomist (IAWA) Xylarium Bogoriense 1915 merupakan Perpustakaan Kayu (Xylaria) terbesar pada tahun 2018 lalu.
Keberadaan perpustakaan kayu tersebut merupakan usaha mengawetkan ingatan pada berbagai jenis kayu di Indonesia. Perpus itu menyimpan ribuan spesimen kayu dari seluruh Indonesia
Langkah itu terasa sangat penting, sebab semakin hari semakin banyak jenis kayu yang yang terkikis keberadaannya disebabkan berbagai hal, salah satunya adalah pembalakan liar.
Dengan adanya perpus kayu yang dibangun oleh Belanda sejak 1914 itu, tentu menjadi ruang bagi peneliti dan generasi muda untuk tahu banyak, jika Indonesia memiliki kekayaan kayu yang meruah.
Maka tidak heran, jika perpustakaan kayu ini bisa menjadi pilihan kunjungan wisata edukasi dan saintifik (edu & scientific tourism) yang bisa satu paket dengan paket wisata Kebun Raya Bogor dan sekitarnya. Perpustakaan kayu tersebut memang terletak di Bogor, Jawa Barat.
[irp]