Kelompok Dambu Kahbrai, Sandaran bagi Konservasi Anggrek Endemik Papua

Klikhijau.com – Kelompok Dambu Kahbrai telah memanen hasil dari perjuangan panjang mereka. Saat ini, Kelompok Desa Binaan  Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua telah meraih beberapa...

Kelompok Dambu Kahbrai, Sandaran bagi  Konservasi Anggrek Endemik Papua
Bacakan Artikel

Dulu, sebelum Dambu Kahbrai berdiri, sebagian petani mencari anggrek sampai jauh ke Lembah Grime, Kabupaten Jayapura. Masyarakat Lembah Grime kala itu belum memahami nilai ekonomis anggrek dan menyebutnya sebagai tumbuhan tali.

Namun, ketika masyarakat Lembah Grime membuka lahan untuk berkebun, dan banyak anggrek dari pepohonan yang ditebang, petani anggrek Kampung Dosay memungutinya. Namun, saat ini sudah berbeda cerita. Hampir semua masyarakat di Jayapura sudah memahami potensi anggrek untuk meningkatkan taraf perekonomian.

Dari perjalanan panjang mengumpulkan anggrek batang demi batang, rumpun demi rumpun, para petani anggrek di Kampung Dosay memegang ketekunan, meski saat itu pemasaran anggrek juga belum stabil. Mereka mengakui bahwa merawat anggrek adalah panggilan jiwa.

[irp]

“Izin penangkaran ini menjadi dasar bagi Kelompok Dambu Kahbrai bisa melakukan budidaya anggrek secara legal, dan nantinya bisa mengajukan izin edar,” kata Zsa Zsa Fairuztania, Penyuluh Kehutanan pada BBKSDA Papua, sekaligus pendamping Kelompok Desa Binaan Dambu Kahbrai.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: