Kelahiran Pancaran dan Fakta Tak Terduga dari Orangutan

Klikhijau.com – Kelahiran pancaran, orangutan Kalimantan, pada bulan Juni tahun ini—yang baru saja beranjak pergi. Jadi, kabar bahagia di tengah pandemi. Pancaran merupakan anak pertama dari Paulin...

Kelahiran Pancaran dan Fakta Tak Terduga dari Orangutan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Kelahiran pancaran, orangutan Kalimantan, pada bulan Juni tahun ini—yang baru saja beranjak pergi. Jadi, kabar bahagia di tengah pandemi.

Pancaran merupakan anak pertama dari Pauline. Nama pancaran sendiri diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya.

Pancaran menjadi bayi orangutan pertama tahun ini—lahir di tengah suasana sulit karena teror virus corona.

Orangutan kalimanta atau  Pongo pygmaeus  masuk ke dalam genus pongo yang dapat ditemui di Asia.

Ia bisa hidup  selama 35 sampai 40 tahun di alam liar, sedangkan di penangkaran dapat mencapai usia 60 tahun.

Pancaran merupakan anak pertama Pauline dan juga bayi orangutan pertama yang lahir di Suaka Margasatwa (SM) Lamandau tahun ini

SM Lamandau merupakan salah satu lokasi pelepasliaran orangutan di Kalimantan Tengah.

Kelahiran bayi dari orangutan Pauline adalah kabar bahagia bagi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah dan organisasi masyarakat, Orangutan Foundation-UK (OF-UK) Indonesia.

Handi Nasoka, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKSDA Kalimantan Tengah menerangkan bahwa orangutan Pauline datang ke Camp Pelepasliaran dan Pemantauan Gemini di SM Lamandau.

Pauline tidak datang sendiri, ia datang  dengan menggendong bayinya yang saat itu diperkirakan berusia 1-2 minggu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2