Kayu Merah yang Terancam Punah, Ini 6 Fakta Menarik di Baliknya!

Klikhijau.com – Kayu merah (Pterocarpus indicus Willd), satu kayu dengan kualitas tinggi yang keberadaannya terancam punah. The IUCN Red List of Threatened Species, telah mengkategorikannya dalam k...

Kayu Merah yang Terancam Punah, Ini 6 Fakta Menarik di Baliknya!
Bacakan Artikel

Bermanfaat untuk pengobatan

Akar kayu merah dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk pengobatan sifilis dan getah batangnya untuk pengobatan kanker (Dona, 2014).

Lebih lanjut, kulit kayu ini juga bisa digunakan sebagai obat anti diare, anti malaria, meringankan penyakit kandung kemih, edema, ganguan hati, dan sakit kepala.

Selain itu, jenis kayu ini merupakan jenis pengikat nitrogen sehingga banyak direkomendasikan untuk sistem agroforestry dan penaung

Nama perdagangannya

Nama perdagangan dari kayu ini adalah rosewood sedangkan nama lokal lainnya antara lain angsana dan sonokembang. Permintaan yang tinggi akan kayu ini memicu penebangan massif yang tak seimbang dengan konservasi.

Telah punah di Vietnam

Populasi kayu ini dinyatakan telah punah di Vietnam selama 300 tahun sedangkan di Indonesia, Semenanjung Malaysia, Papua Nugini dan Filipina dilaporkan bahwa jenis ini telah terancam punah (Joker, 2002).

Keragaman genetiknya

Purnamila Sulistyawati dan AYPBC Widyatmok yang meneliti (2017) tentang kegaraman genetik populasi kayu merah menemukan bahwa populasi kayu merah dari Pulau Timor mempunyai kedekatan secara genetik dengan populasi dari Pulau Seram.

Hal ini diduga bahwa populasi dari Pulau Seram dan populasi dari Pulau Timor dahulu berasal dari populasi yang sama dimana kayu merah di Pulau Seram bisa berasal dari Pulau Timor, atau sebaliknya.

Itulah 6 fakta menarik tentang Pterocarpus indicus Willd, semoga bermanfaat!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2