Kabar Baik, Ditemukan Spesies Kopi Liar yang Tahan dari Perubahan Iklim

Klikhijau.com – Bagi peminum kopi, mendengar kabar bahwa kopi suatu saat akan punah akibat kena dampak perubahan iklim, tentu menyedihkan. Kata seorang peminum kopi, “apa jadinya hari-hari tanpa menye...

Kabar Baik, Ditemukan Spesies Kopi Liar yang Tahan dari Perubahan Iklim
Bacakan Artikel

Stenophylla memiliki buah yang berwarna hitam. Dedangkan Robusta dan Arabica, buahnya berwarna cerah yakni merah dan kuning.

Dari sisi harganya di pasaran, Arabica adalah kasta tertinggi dibanding Robusta dan cita rasanya pun dinilai lebih kuat. Robusta umumnya dipakai untuk campuran kopi dan bahan kopi instan.

Namun, meski Arabica adalah kopi mahal dan enak, daya tahannya sangat rendah dan amat sensitif oleh kenaikan suhu akibat dampak perubahan iklim.

[irp]

Itulah sebabnya, produksi global varian kopi ini diperkirakan anjlok hingga 50% pada 2050 mendatang.

Pertanda buruk akibat perubahan iklim sudah mulai dirasakan petani kopi di dunia saat ini.

Kebal suhu tinggi dan cita rasa khas

Coffea stenophylla dapat tumbuh pada rerata suhu tahunan 6,8°C lebih tinggi daripada kopi Arabica, dan lebih tinggi 1,9°C sampai 24,9°C dari kopi Robusta.

Daya tahan spesies ini bagi Aaron Davis tentu dapat menyelamatkan masa depan industri kopi di tengah kenaikan suhu bumi.

Hal ini penting dan sangat berarti, kata Davis, mengingat industri kopi menopang ekonomi dari kehidupan ekonomi sekira 100 juta petani di seluruh dunia.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: