Kabar Baik, Cangkir Bioplastik ‘Compostable’ Tahan Panas Ditemukan
Klikhijau.com – Kabar baik menghampiri saat terdengar kabar tentang bioplastik yang disinyalir ramah lingkungan. Di tengah massifnya penggunaan plastik konvensional yang berdampak buruk pada lingkunga...
Klikhijau.com – Kabar baik menghampiri saat terdengar kabar tentang bioplastik yang disinyalir ramah lingkungan. Di tengah massifnya penggunaan plastik konvensional yang berdampak buruk pada lingkungan, bioplastik adalah harapan.
Sayangnya, sejumlah ahli dan pegiat lingkungan meragukan keberadaan bioplastik meski sangat ramah lingkungan. Selain biaya produksi yang cukup mahal untuk membuat bioplastik, jenis ini memiliki kelemahan fundamental yakni tidak sekuat plastik biasa dan tidak tahan panas.
Hal ini yang membuat penggunaan bioplastik terkendala dalam penggunaannya. Pesimisme sempat bermunculan, betapa sulitnya menemukan alternatif dari plastik biasa yang kualitasnya setara.
Beruntung, belum lama ini, sejumlah pakar dari Universitas Akron (UA) di Ohio, Amerika Serikat, menemukan solusi atas masalah ini. Mereka menemukan bioplastik yang tahan panas, sehingga disinyalir dapat mengganti peran plastik biasa yang berbahaya bagi lingkungan.
Adalah seorang Shi-Qing Wang, doktor tim peneliti di laboratorium UA yang memusatkan risetnya pada upaya mengubah bahan polimer yang rapuh menjadi lebih kuat dan fleksibel. Tim riset kemudian mengembangkan prototipe dari bahan yang disebut polylactic acid atau PLA berupa cangkir (cup).
[irp]
Mereka melakukan sejumlah eksperimen dan menemukan suatu formula efektif untuk menjadikan suatu bioplastik yang super kuat, transparan, dan tak menciut saat dituangkan air mendidih.
“Plastik sudah menjadi bagian yang lekat dengan kehidupan, meski sulit terurai dan mengotori lahan. Meski sudah ada bahan alternatif plastik yang bisa terurai (biodegradable/compostable) seperti PLA, tetapi masih rapuh dan sulit menandingi kekuatan plastik biasa seperti PET yang berbahan polimer minyak fosil,” tutur Wang sebagaimana dikutip Majalahcsr.id (24/01/2021).