Kabar Baik, Bulu Binatang Perlahan Ditinggal oleh Industri Fesyen

Klikhijau.com – Industri fesyen, sebuah dunia terus bergerak. Mereka terus saja melakukan terobosan untuk menciptakan dan menghadirkan pakaian yang baru dan tren. Tidaklah mengherankan, jika indust...

Kabar Baik, Bulu Binatang Perlahan Ditinggal oleh Industri Fesyen
Bacakan Artikel

Mereka inilah yang telah membantu dan mempengaruhi merek-merek terkenal itu untuk meninggalkan bulu binatang dalam mode.

Kelompok-kelompok tersebut telah menekan merek-merek fesyen untuk memimpin dengan memberi contoh dan bertindak lebih manusiawi.

Hasilnya, meski memakan waktu, pada akhirnya banyak brand yang merespon positif, meski tidak sedikit pula yang menolak langkah itu.

Human Society of the United States dan Humane Society International,  PJ Smith mengatakan bahwa Mengakhiri penggunaan bulu menciptakan standar yang lebih tinggi untuk apa yang dapat diterima dalam mode.

Pengkampanye hak-hak binatang telah menargetkan merek-merek terkemuka agar berhenti menggunakan binatang dalam produknya.

Mereka berharap  dapat menginspirasi perubahan secara global. Kebijakan telah mendorong perpindahan dari produk fesyen berbasis hewan.

Saat ini, lebih dari 20 negara telah melarang peternakan bulu hewan. Italia baru saja melarangnya tahun ini, sebuah langkah yang mungkin telah mempengaruhi rumah mode negara itu.

Keputusan Dolce & Gabbana mengambil langkah tersebut,  disambut baik oleh PETA . Organisasi itu menggambarkan keputusan itu sebagai "penyayang dan paham bisnis."

Saat  ini, Chanel, Burberry, dan Prada juga menjauh dari bulu, pengumuman Dolce & Gabbana baru-baru ini menandakan perubahan besar dalam industri mode.

Dan tentu diharapkan perubahan itu akan terus menjalar ke industri mode yang lainnya.

Sumber: Inhabitat

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2