Japet Doclas, Anak Muda Asal Riau yang Serukan Diet Plastik dan Politik Ramah Lingkungan
Klikhijau.com - Spirit hidup hijau memang harus disulap jadi penyakit menular. Yah, agar semangat positif itu bisa menyesaki isi kepala banyak orang. Anak muda adalah komunitas yang paling tepat menyu...
Klikhijau.com - Spirit hidup hijau memang harus disulap jadi penyakit menular. Yah, agar semangat positif itu bisa menyesaki isi kepala banyak orang. Anak muda adalah komunitas yang paling tepat menyuarakannya.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak komunitas dan tokoh muda yang mengambil peran penting dalam kampanye peduli lingkungan. Umumnya mereka bergerak secara informal dan swadaya atas dasar panggilan hati.
Kepedulian itu juga lahir dari keprihatinan, betapa lingkungan kita semakin sakit. Pengalaman batin itu dirasakan seorang anak muda bernama Japet Moryo Doclas.
Japet masih belia, belum tamat SMA, tapi ia termasuk yang progresif menyuarakan isu lingkungan melalui akun media sosialnya.
[irp posts="3653" name="Mengapa Kita Harus Memilih Caleg Peduli Lingkungan?"]
"Saya pribadi mulai tertarik untuk peduli lingkungan sejak SMP dan lebih intens saat SMA. Saya mulai melihat betapa lingkungan semakin kurang bersahabat. Bumi butuh partisipasi aktif, khususnya di daerah saya sendiri, dimana sampah dibuang bebas tanpa ada sanksi bagi pelaku yang membuang sampah sembarangan," kata Japet.
Dalam benak seorang Japet, masalah sampah di Indonesia saat ini sangatlah serius. Harus ada penanganan yang tepat untuk masalah sampah.
Dalam konteks itulah, kata Japet, anak muda dapat lebih berperan aktif dan ikut berkontribusi dalam segala hal tentang perbaikan lingkungan terkhusus masalah sampah.
Ia mencontohkan suatu aksi sederhana yang bisa dilakukan yakni meminimalisir penggunaan plastik alias diet plastik.
"Kita juga bisa berkontribusi dengan aktif di organisasi cinta lingkungan, bank sampah, go green dan terlibat langsung menyadarkan masyarakat tentang sampah," tambahnya.