Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Tips Hijau dan Gaya Hidup

Ingin Dapur Selalu Bersih dan Nyaman? Terapkan 5 Tips Praktis Ini!

Oleh Ulfia Kalsum 22 Oct 2026 20:47 5 menit baca

 

Klikhijau.com - Dapur yang bersih adalah jantung bagi rumah yang sehat. Di situlah seluruh makanan di dalam rumah tangga diolah sebelum disajikan. Karenanya, lumrah ditemukan sisa bahan makanan, cipratan minyak hingga tumpahan bumbu masakan. Kesemuanya itu jika dibiarkan menumpuk dapat membuat dapur menjadi  kotor.

Sebagai ruang yang penting, menjaga kebersihan dapur bukan hanya agar terlihat rapi, tetapi  juga agar kesehatan keluarga terjaga. Karena di sanalah (dapur) makanan yang di konsumsi sehari-hari diolah.

Perabot  yang ada di area dapur, mulai dari permukaan meja, talenan, spons pencuci piring hingga peralatan makanan yang kurang bersih dapat menjadi sumber penyakit.

Dapur yang kotor dapat pula menimbulkan berbagai masalah, misalnya bau yang tidak sedap, serangga yang berkeliaran mencari makan pada peralatan makan yang belum di cuci.

Sampah yang menumpuk di dapur juga akan membuat penghuni rumah kurang nyaman. Kondisi ini membuat akan membuat aktivitas memasak menjadi kurang menyenangkan.

Kebersihan dapur  bisa dipengaruhi perilaku menyimpan bahan dan menangani bahan makanan, misalnya bahan makanan yang mentah, seperti daging dan ikan. Banyak yang menyatukan antara makanan matang dan mentah.  Padaha keduanya perlu agar kotoran atau mikroorganisme tidak berpindah ke makanan yang siap untuk dikonsumsi.

Selain itu, peralatan yang digunakan untuk memotong bahan makananpun juga harus dibersihkan agar mengciptakan kehegenisan dan  kenyamanan saat berada di dapur.

 Karena itu, rasanya tidak ada alasan membuat dapur menjadi kotor. Lalu apa yang mesti dilakukan agar dapur terhindar dari ketidakbersihan, dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  • Bersihkan meja dan area memasak  setelah digunakan

Meja dapur dan area kompor adalah bagian yang selalu terkena tumpahan bahan makanan, minyak, seta bumbu selama proses memasak. Jika dibiarkan begitu saja tidak di bersihkan maka kotoran tersebut dapat mengering dan sulit untuk dibersihkan. Maka dari itu biasakan membersihkan area tersebut setelah selesai memasak.

Gunakanlah lap yang bersih dan cairan pembersih atau pengharum yang sesuai untuk digunakan. Pastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal di sela-sela kompor atau sudut-sudut meja. Selain menjaga dapur agar tetap bersih, kebiasaan ini juga dapat membantu mengurangi bau yang tidak sedap di dapur dan mencegah perhatian serangga terhadap sisa makan yang ada di dapur.

  •   Cuci peralatan masak dan makan serta jaga kebersihan spons

Pering, gelas, sendok, wajan, dan peralatan lain yang telah digunakan sebaiknya segera dicuci supaya tidak menumpuk. Peralatan yang biasanya dibiarkan kotor dapat menimbulkan bau dan membuat seseorang membersihkan dapur itu semakin berat dilakukan.  Setelah dicuci menggunakan sabun, bilas peralatan tersebut dengan air yang bersih dan simpan kembali pada saat sudah kering.

Kenapa kita harus memperhatikan spons cuci piring karena sering bersentuhan dengan sisa makanan dan berada dalam kondisi lembap? Sebaiknya bersihkan spons setelah digunakan dan letakkan di tempat yang memungkinkan airnya mengalir dan ganti ketika sudah rusak atau sudah sulit dibersihkan. Jangalah menggunakan spons yang sama untuk membersihkan semua jenis kotoran tanpa memperhatikan kebersihannya.

  • Kelola sampah dapur dengan benar

Sisa sayuran, kulit buah, dan makanan yang sudah di konsumsi atau dipakai merupakan sampah yang paling umum ditemukan di dapur. Jika dibiarkan menumpuk sampah tersebut akan membusuk dan menimbulkan bau yang dapat menganggu. Tempat sampah yang kotor juga dapat mengundang lalat dan serangga lainnya.

Untuk mengatasinya, gunakanlah tempat sampah yang mudah untuk dibersihkan dan yang memiliki penutup. Buanglah sampah secara rutin, apalagi jika terdapat sisa makanan basah. Bersihkankah tempat sampah secara rutin agar tidak menimbulkan bau. Jika memungkinkan, boleh dipisahkan antara sampah organik dan non organik sypaya pengelolaannya juga dapat lebih mudah. Kebiasaan ini dapat membantu menjaga kebersihan dapur sekaligus mendukung pengelolaan sampah rumah tangga menjadi lebih baik.

  •   Simpan bahan makanan dengan rapi dan aman

Penyimpanan bahan makanan yang tepat juga dapat membantu menjaga dapur agar tetap teratur sekaligus juga mempertahankan kualitas makanannya. Gunakanlah wadah yang bersih dan tertutup unfuk menyimpan bahan kering, seperti beras, tepung, gula, dan bumbu dapur. Simpanlah bahan tersebut ditempat yang kering agar tidak lembab.

Lain juga dengan bahan makanan yang mudah rusak sebaiknya disimpan di dalam kulkas sesuai dengan kebutuhan. Pisahkan anatara daging dan ikan mentah dari makanan matang atau bahan yang siap dikonsumsi unfuk mengurangi resiko kontaminasi silang.

Periksa juga persediaan makanan secara rutin dan singkirkan bahan yang sudah tidak layak untuk di konsumsi. Dengan penyimpanan yang lebih teratur, bahan makan tersebut lebih mudah ditemukan dan area dapur juga tidak dipenuhi oleh bahan masakan yang berserakan.

  • Jaga kebersihan lantai, wastafel, dan sirkulasi udara

Kebersihan dapur bukan hanya dilihat dari meja dan peralatan masak yang bersih. Lantai, wastafel, saluran pembuangan, serta area yang sering disentuh juga harus tetap dibersihkan secara berkala. Remah makanan dan percikan minyak di lantai dan kompor membuat dapur terlihat kotor, sedangkan sisa makan yang di wastafel biasanya menimbulkan bau tidak sedap dan saluran pembuangannya pun tidak lancar.

Sapu dan pel lantai jika terdapat kotoran atau tumpahan. Bersihkan wastafel dan saluran pembuangan dari sisa makanan, serta lap bagian keran dan pegangan yang sering disentuh. Pastikan dapur memiliki sirkulasi udara yang baik dengan membuka jendela atau menggunakan ventilasi. Dapur yang bersih, tidak pengap, dan bebas dari kotoran, membuat semuanya terasa lebih nyaman, dan lebihsemangat lagi digunakan untuk memasak.

Menjaga kebersihan dapur dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap harinya dengan membersihkan are memasak, mencuci peralatan, mengelola sampah, menyimpan bahan makanan dengan benar, serta merawat wastafel dan lantai merupakan langkah awal yang tepat untuk diterapkan disetiap keluarga. Tidak perlu menunggu dapur yang sangat kotor untuk mulai memnedishkannya.

Dengan menerapkan kebiasaan tersebut secara berkala dapur akan terasa lebih rapi, bersih, nyaman, dan semangat unfuk menyiapkan proses makanan yang bersih untuk keluarga. Pada akhirnya, kebersihan dapur bukan hanya semata-mata tentang penampilan ruangan, tetapi menjadi bagian dafi upaya menjaga kualitas makanan dan kesehatan untuk keluarga.

 

Topik terkait
sampah dapur kebesihan dapur dapur koto sumber penyakit