Ikuti Perkembangan Zaman, KLHK Kembangkan Aplikasi Data Alam

Klikhijau.com – “Pengambilan keputusan bidang lingkungan hidup dan kehutanan, sangat terkait erat dengan ketersediaan data. Karenanya, diperlukan visualisasi dan digitalisasi dalam penyajian data. Ini...

Ikuti Perkembangan Zaman, KLHK Kembangkan Aplikasi Data Alam
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – “Pengambilan keputusan bidang lingkungan hidup dan kehutanan, sangat terkait erat dengan ketersediaan data. Karenanya, diperlukan visualisasi dan digitalisasi dalam penyajian data. Ini dilakukan agar pemanfaatannya lebih optimal.”

Pesan di atas datang  dari Kepala Pusat Data dan Informasi, Mahfudz, saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Data dan Informasi di Bogor, beberapa waktu lalu.

"Bagaimana pengelolaan data dan informasi ini dapat menjadi suatu informasi yang optimal dan tidak membingungkan. Jika hal ini dapat dilakukan secara simultan, maka tentunya data ini dapat digunakan oleh masyarakat dan dunia internasional," tuturnya lagi

Di sampaikannya,  2018 lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) telah menerbitkan data kinerja selama lima tahun terakhir. Data itu dituangkan dalam buku Status Lingkungan Hidup Indonesia (SLHI) dan Status Hutan dan Kehutanan Indonesia.

"Kedua buku ini sekaligus menjadi bagian dari refleksi penting terhadap kinerja klhk, dan inisiasi data selama 3-4 tahun terakhir," lanjutnya.

Di hadapan para peserta Bintek yang berasal dari perwakilan Dinas LH 33 provinsi di seluruh Indonesia, Mahfudz juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan kerjasama pemerintah daerah yang baik dalam mendukung data Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

"Ada 80 laporan masuk di tahun pertama, 200an di tahun kedua, dan sekitar 217 laporan di tahun ketiga. Data-data ini dapat digunakan siapa pun, bahkan oleh KPK untuk melihat seberapa besar kerugian negara. Data jangan dianggap remeh, data lama menjadi dasar apabila ada kejadian di tahun ini," jelasnya.

Di akhir sambutannya, Mahfudz menerangkan, saat ini Pusdatin KLHK tengah mengembangkan integrasi data-data. Data tersebut dari berbagai sistem informasi data LHK dan kombinasi dengan sistem data dari kota dan kabupaten dalam bentuk digital. Dirinya juga berharap hal ini dapat menjadi suatu basis data strategis LHK.

"Sehingga ke depan penyajian data dapat semakin transparan, dan diakses publik, dapat terbuka kepada siapapun sesuai dengan arahan Komisi Informasi Publik (KIP)," pungkasnya.

Dalam kesempatan ini turut hadir Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Komunikasi dan Media Sosial, Afni Zulkifli. Ia menyampaikan pentingnya menarasikan data menjadi sebuah informasi, sebagai proses komunikasi untuk membangun opini publik atau kepercayaan publik.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2