Fosil Kayu, Bongkahan Tumbuhan Purba dan 3 Fakta Menarik di Baliknya
Klikhijau.com – Fosil kayu merupakan temuan kayu keras yang membeku karena semua bahan organiknya telah tergantikan oleh mineral, namun struktur kayunya tetap terjaga. Dalam Wikipedia disebutkan ba...
Klikhijau.com – Fosil kayu merupakan temuan kayu keras yang membeku karena semua bahan organiknya telah tergantikan oleh mineral, namun struktur kayunya tetap terjaga.
Dalam Wikipedia disebutkan bahwa proses fosil terjadi di bawah tanah, ketika kayu terkubur di bawah lapisan sedimen. Air yang banyak mengandung mineral masuk ke dalam sel-sel tanaman dan sementara lignin (zat komponen penyusun kayu) dan selulosa (komponen struktur utama dinding sel tanaman hijau) membusuk, mereka digantikan oleh batu.
Fosil kayu terbentuk melalui permineralisasi secara kimia dan fisika melalui proses panjang dan lama. Hewan dan tumbuhan yang mati dapat menjadi fosil apabila segera tertutup oleh sedimen.
Sedimen berupa mineral seperti (kuarsa, silika, besi, kalsit) yang terbawa oleh air masuk melalui dinding sel-sel kayu (imprenasi). Proses panjang ini kemudian membuat struktur kayu menjadi keras seperti batu.
Menurut Mandang dan Martono (1996), fosilifikasi hewan dan tumbuhan terjadi akibat timbunan pasir dan lahar yang keluar dari letusan gunung api, banjir besar atau longsor. Seluruh material akan terkubur dan tidak mendapatkan asupan oksigen sehingga tidak terjadi pelapukan dan organisme atau jasad renik (jamur dan bakteri).
[irp]
Oleh karena material penimbun mengandung bahan logam atau bahan anorganik (metal dan garam mineral), maka selama penimbunan terjadi intrusi ke dalam material zat kayu, dan terjadi pertukaran ion yang berlangsung lama sehingga partikel batuan mineral metal mengendap dan menggantikan susunan atom karbon (C), hidrogen (H), oksigen (0) serta nitrogen (N). Dalam waktu yang lama struktur kayu akan dibentuk oleh material bahan batuan mineral sehingga menjadi fosil kayu atau terawetkan.
Lalu, apabila terjadi erosi kembali, fosil-fosil tersebut kemudian dapat tersingkap dan ditemukan di permukaan. Begitulah proses pembentukan fosil kayu. Berikut 5 fakta menarik lainnya perihal fosil kayu:
-
Temuan awal di Indonesia
-
Cikal bakal penelitian fosil kayu di Indonesia
-
Temuan terbaru
[irp]