“For Nature”, Greta Thunberg Soroti Ulah Manausia, Krisis Iklim dan Pandemi

Klikhijau.com - For Nature, Sebuah film pendek baru yang menampilkan salah satu penggerak aksi iklim, Greta Thunberg. Greta menyoroti hubungan antara krisis iklim, darurat ekologis, dan pandemi COVID-...

“For Nature”, Greta Thunberg Soroti Ulah Manausia, Krisis Iklim dan Pandemi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - For Nature, Sebuah film pendek baru yang menampilkan salah satu penggerak aksi iklim, Greta Thunberg. Greta menyoroti hubungan antara krisis iklim, darurat ekologis, dan pandemi COVID-19 serta krisis kesehatan masyarakat lainnya yang mungkin muncul dari eksploitasi manusia terhadap hewan.

Ia juga menjelaskan bagaimana komunitas dan pembuat kebijakan dapat memperbaiki hubungan masyarakat dengan satwa liar sambil secara radikal mengubah sistem pangan kita.

Film pendek yang digagas Greta dan diproduksi oleh organisasi nirlaba hak-hak hewan, Mercy for Animals ini dirilis pada saat Hari Keanekaragaman Hayati Internasional beberapa waktu silam. Meskipun hari penting itu sudah kelewat, namun pesan yang disampaikan akan tetap relevan dan sangat penting untuk disampaikan.

Dalam film tersebut, Thunberg menjelaskan bagaimana penggunaan lahan, praktik pertanian, dan eksploitasi hewan oleh masyarakat semuanya menciptakan kondisi yang menyebabkan tersebarnya penyakit sehingga menyebabkan pandemi berkepanjangan semacam ini.

Pun, jika secara global, masyarakat tak mengendalikan pandemi semisal engan vaksinasi massal dan menjaga satu sama lain bisa jadi hari-hari berikutnya akan jauh lebih buruk.

Seperempat emisi bahan bakar fosil berasal dari pertanian dan penggunaan lahan, Thunberg menjelaskan dalam film tersebut, dan meskipun 83% lahan pertanian dunia digunakan untuk memberi makan ternak dengan kedelai, jagung, dan gandum—yang dapat digunakan untuk memberi makan manusia—ternak hanya menyediakan 18% kalori manusia.

"Itu tidak masuk akal," kata Thunberg dalam film tersebut.

"Kebutuhan lahan untuk produksi daging dan susu setara dengan gabungan Amerika Utara dan Selatan... Kami memiliki kehidupan industri yang demikian di Bumi."

Sebagai sejumlah ahli telah mengatakan sejak pandemi dimulai tahun lalu, perusakan habitat manusia dan praktik eksploitatif lainnya telah mendorong spesies lebih dekat dengan hewan lain, sehingga kemungkinan bahwa penyakit akan membuncah dari satu hewan ke yang lain dan untuk kita, seperti yang dikatakan Thunberg dalam film tersebut.

“Tiga perempat penyakit yang menyerang imun ini berasal dari hewan lain karena cara kita bertani dan memperlakukan alam," tambahnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2