Energi Terbarukan, Pengertian, Contoh, Karakteristik dan Keunggulannya
Klikhijau.com – Energi terbarukan belakangan jadi narasi yang popular di belahan dunia sebagai respons atas penggunaan energi fosil yang tidak ramah lingkungan. Pendeknya, energi terbarukan dinilai...
Klikhijau.com – Energi terbarukan belakangan jadi narasi yang popular di belahan dunia sebagai respons atas penggunaan energi fosil yang tidak ramah lingkungan.
Pendeknya, energi terbarukan dinilai sebagai satu solusi atas terbatasnya sumber energi tak terbarukan yang massal digunakan saat ini.
Wacana ini semakin menguat sejak forum PBB dalam Conference of The Parties (COP) ke-21 di Paris pada tahun 2015 yang melahirkan konsensus Paris Agreement. Poin kunci dari kesepahaman lintas negara ini adalah komitmen bersama menahan laju suhu bumi.
Nah, salah satu upaya yang dilakukan untuk visi tersebut adalah menumbuhkan pemanfaatan energi terbarukan.
[irp]
Pengertian energi terbarukan
Energi terbarukan merupakan sumber energi yang tersedia di alam dan dapat digunakan secara terus-menerus. Oleh International Energy Agency (IEA) mengatakan, energi terbarukan adalah energi yang berasal dari proses alam yang dapat diisi ulang secara terus menerus.
Menurut Andi Nur Alam Syah dalam bukunya “Biodiesel jarak pagar, 2006”, energi terbarukan adalah sumber-sumber energi yang out put-nya akan konstan dalam rentang waktu jutaan tahun.
Sumber-sumber energi yang termasuk dalam kategori terbarukan adalah sinar matahari (langsung), aliran air sungai, angin, gelombang laut, arus pasang surut, panas bumi, dan biomassa. Walaupun panas yang terkandung dalam bumi dan biomassa.
Walaupun panas yang terkandung dalam bumi, gaya gravitasi bulan dan matahari, serta rotasi bumi berperan dalam pembentukan sumber-sumber energi ini, sumber energi terbarukan pada dasarnya diturunkan dari radiasi matahari.
[irp]
Contoh energi terbarukan
Sudah cukup banyak contoh energi terbarukan yang berhasil ditemukan hingga saat ini, antara lain sebagai berikut:
- Energi surya
- Energi air
- Energi angin
- Energi panas bumi
- Bio energi
- Sumber-sumber energi terbarukan tidak akan habis (khusus untuk biomassa, agar ketersediaan sumber dayanya dapat berkelanjutan, laju konsumsi dan produksinya harus dibuat seimbang).
- Sumber-sumber energi terbarukan secara geografis bersifat tersebar (dispersed) dan umumnya dikembangkan dan dimanfaatkan di lokasi sumber energi tersebut berada, mengingat pertimbangan aspek fisik dan ekonomi.
- Sumber-sumber energi terbarukan mempunyai densitas daya dan energi yang rendah sehingga perangkat tekologi pemanfaatannya menempati lahan yang relative luas.
- Teknologi-teknologi energi terbarukan pada umumnya memerlukan biaya kapital tinggi tetapi biaya operasinya rendah.
- Beberapa teknologi terbarukan bersifat modular sehingga responsif terhadap pertumbuhan permintaan dan dapat dikonstruksi dalam waktu relatif singkat.
- Teknologi-teknologi energi terbarukan pada umumnya ramah lingkungan.
- Sumber ETB merupakan sumber daya indigenous (asli Indonesia) yang tersedia dalam jumlah banyak. Pemakaian ETB akan menghemat pengeluaran impor bahan bakar fosil (untuk Indonesia hal ini berarti menambah kesempatan ekspor) dan akan menciptakan lapangan kerja jika teknologi-teknologi konversinya dikembangkan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di dalam negeri.
- Beberapa energi terbarukan telah mencapai tahap yang kompetitif, baik secara finansial maupun ekonomi untuk aplikasi tertentu, seperti di lokasi-lokasi terpencil yang biaya transmisi listrik atau pun transporrasi bahan bakar ke lokasi tersebut mahal.
- Teknologi-teknologi energi terbarukan bersifat fleksibel dan modular, sehingga dapat dipasang dan beropersi lebih cepat. Keuntungan sistem modular dibandingkan dengan sistem individual berskala relatif cepat. Keuntungan sistem modular dibandingkan dengan sistem individual berskala besar adalah kemudahan dalam menambah kapasitas, risiko lebih kecil dripada investasi, suku bunga pinjaman kapital lebih rendah karena lead time-nya pendek dan mengurangi biaya transmisi dan distribusi ke lokasi-lokasi yang tersebar.
- Perkembangan teknologi yang cepat dari sistem energi terbarukan diharapkan dapat memperlebar skala ekonomi dari aplikasi energi terbarukan dalam dekade mendatang. Karena itu, para pengambil keputusan dan perencanaan perlu terus menerus mengkuti perkembangan ini.