Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Kolaborasi Berdampak

Enam Hari Belajar Skema Kelola Sampah Organik di Makassar Bersama PT BIA dan Klikhijau

Klikhijau.com – Kolaborasi berbagi pengalaman antara Klikhijau dan PT Bio Inti Agrindo (PT BIA) berjalan apik dan mengesankan di Kota Makassar. Selama kurang lebih enam hari, sejak 26 April hingga 1 M...

Oleh Tim Redaksi 01 May 2026 06:06 3 menit baca
Klikhijau.com – Kolaborasi berbagi pengalaman antara Klikhijau dan PT Bio Inti Agrindo (PT BIA) berjalan apik dan mengesankan di Kota Makassar. Selama kurang lebih enam hari, sejak 26 April hingga 1 Mei 2026). PT BIA memilih Klikhijau sebagai fasilitator studi lapang karena pengalaman terlibat di berbagai kegiatan dan kampanye pengelolaan sampah organik khususnya di Kota Sulawesi Selatan. Setidaknya ada sepuluh destinasi pembelajaran yang dikunjungi antara lain Kantor berbasis eco-office di Pusdal LH Suma, Budidaya Maggot di KIMA, konsep pemanfaatan ruang terbuka hijau di Universitas Hasanuddin, Komunitas Pemulung Antang, Perumahan Claster Berlian Permai (CBP) Antang, Green House Adventure Sudiang, TPS3R Mariso, TPS3R Untia, Lapas Kelas I Makassar dan TPS3R Karebosi. Destinasi ini dipilih melalui observasi langsung untuk melihat aspek keberlanjutan dan intensi para pelaku sistem di lapangan. Juga melihat bagaimana aspek keterlibatan multipihak serta keterwakilan varian opsi penanganan sampah organik yang sedang dijalankan. Harapannya, para peserta studi lapang yang terdiri dari empat orang Tim dari PT Bia antara lain dapat melihat model-model pengelolaan sampah yang sudah ada dan opsi mana yang memungkinkan dapat dikembangkan di korporasi. [irp] Perjalanan studi lapang dimulai dengan shering session perkenalan dari Klikhijau. Sesi ini mengetengahkan konstalasi tata kelola sampah secara umum. Termasuk membahas beberapa opsi inovasi dan teknologi pengelolaan sampah organik serta model-model pelibatan warga dan komunitas di tingkat warga. Setiap kunjungan lapangan, para peserta didampingi oleh stakeholders setempat. Hal ini memungkinkan adanya diskusi intensif yang menjelaskan pengalaman dan pengetahuan yang dikembangkan secara teknis. Di level inilah, studi lapang kali ini menjadi menarik karena para peserta bertemu langsung dengan pelaku sistem serta melihat secara empirik dari inovasi yang sudah ada. Dinamika di dalamnya tentu tidaklah sederhana, namun cukup rumit dan kompleks. Banyak tantangan, baik dari aspek keterlibatan, sulitnya mengubah mental model warga hingga konsistensi. Dengan begitu, para peserta tidak hanya mengambil poin pembelajaran  dari sejumlah praktik baik yang dilihat, tetapi juga belajar tantangan dan kegagalan di tengah kompleksitas di lapangan. Enam hari berproses melahirkan ragam catatan kesimpulan dan tentu pertanyaan yang belum seluruhnya terjawab. Karena itulah, di sesi terakhir, Klikhijau menyiapkan satu session penutup bertajuk “Brainstorming dan Pendalaman Lanjutan Hasil Studi Lapang dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). [irp] Pendalaman lanjutan difasilitasi langsung oleh Technical Advisor Klikhijau, Nurhadji Madjid. Di sesi ini, pembahasan komprehensif dilakukan untuk menjelaskan secara detail plus minus dari beberapa skema penanganan sampah organik yang telah dikunjungi. Ruang diskusi terbuka dengan cair untuk memberi peluang memahami konsepsi dasar baik dari aspek kimia, fisik hingga aspek penerapan dari inovasi yang dipilih. Selama enam hari belajar, model studi lapang ini juga dilakukan pengukuran secara kualitatif untuk melihat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan dilaksanakan. Pelaksanaan studi lapang ini juga dilakukan dengan skema fasilitasi yang komprehensif dengan tujuan memaksimalkan manfaatnya. Enam hari berproses antara pemahaman konsepsional, pengayaan di lapangan hingga pengalaman lanjutan. Ini adalah suatu proses belajar bersama yang sangat mengesankan, begitu kata satu peserta dari PT BIA. “Kegiatan terlaksana dengan baik, fasilitator dari Klikhijau sangat profesional mendampingi kami selama berada di Kota Makassar,” pungkas seorang peserta Studi Lapang. [irp]
Topik terkait
PT BIA