Ditunjuk Kembangkan P2L Oleh Kementan, UNHAS Ajak Masyarakat Menanam di Pekarangan
Klikhijau.com - Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Pertanian menjadi satu dari enam Perguruan Tinggi yang terlibat dalam pengembangan diverifikasi pangan lokal dan pendampingan kegiatan Pekaranga...
Klikhijau.com - Universitas Hasanuddin melalui Fakultas Pertanian menjadi satu dari enam Perguruan Tinggi yang terlibat dalam pengembangan diverifikasi pangan lokal dan pendampingan kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Keterlibatan ini diimplementasikan dalam bentuk penandatanganan kerja sama antara Badan Ketahanan Pangan (BKP) dengan Enam Perguruan Tinggi yang terlibat termasuk Unhas. Kegiatan penandatanganan berlangsung di Auditorium Gedung D, Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Rabu 12 Agustus 2020.
Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr.Sc.Agr. Ir. Baharuddin menjelaskan bahwa keterlibatan ini dalam bentuk pendampingan dan bimbingan kepada 126 kelompok Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang tersebar di 21 Kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan.
Fokus pendampingan adalah pada penguatan aspek kelembagaan, budidaya, pemberdayaan masyarakat, manajemen kelompok dan pemasaran.
[irp]
Konsep Pekarangan Pangan Lestari (P2L) bermanfaat dalam meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan pangan rumah tangga.
Selain itu, P2L ini juga berdampak pada peningkatan pendapatan rumah tangga, meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat sekaligus mendukung program nasional penurunan stunting.
"Untuk tahun 2020 kegiatan akan berlangsung selama empat bulan mulai September-Desember 2020. Saat ini, kami sedang menyeleksi mahasiswa maupun alumni baru berbasis kedekatan lokasi untuk bersama sama melakukan pendampingan pada masyarakat," jelasnya.
Pada masa pandemi, P2L menjadi salah satu solusi untuk ketersediaan pangan masyarakat ditingkat rumah tangga. Sehingga, pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga dapat terpenuhi dengan memanfaatkan lahan pekarangan sebagai lokasi tanam.
[irp]
"Dengan keterlibatan Perguruan Tinggi, tentu ada harapan besar yang ingin dicapai. Salah satunya semakin memperkuat diversifikasi pangan lokal khususnya pada program pekarangan pangan lestari yang dikelola rumah tangga. Apalagi, mengingat Perguruan Tinggi memiliki teknologi dan inovasi yang tentunya harus di terapkan dalam kehidupan bermasyarakat," tambahnya.
Guna mencapai tujuan penyelenggaraan P2L, dilakukan pemberdayaan kelompok masyarakat melalui pengembangan rumah bibit, demplot, pertanaman, pasca panen dan pemasaran.
Apa itu Pekarangan Pangan Lestari (P2L)? BKP melalui Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan sejak tahun 2010-2019 telah melaksanakan Kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Dalam upaya memperluas penerima manfaat dan pemanfaatan lahan, pada tahun 2020 kegiatan KRPL berubah menjadi Pekarangan Pangan Lestari atau disingkat P2L.
Kegiatan P2L dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan daerah prioritas intervensi stunting dan atau penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan.
[irp]