Dirgahayu ke-40 Tahun, Inilah 5 Taman Nasional Tertua di Indonesia
Klikhijau.com –Ada 5 taman nasional tertua di Indonesia yang tercatat dalam sejarah perkembangan awal taman nasional di Indonesia. Untuk diketahui, Indonesia memiliki taman nasional yang cukup banyak...
Klikhijau.com –Ada 5 taman nasional tertua di Indonesia yang tercatat dalam sejarah perkembangan awal taman nasional di Indonesia. Untuk diketahui, Indonesia memiliki taman nasional yang cukup banyak yakni sekitar 54 taman nasional.
Pada taman nasional itulah, terdapat keanekaragaman hayati yang menjadi gambaran betapa kayanya negeri ini. Setiap taman nasional selalu punya ciri khas dan keunikannya sendiri. 5 taman nasioanal di antaranya tercatat lahir pertama kali secara bersamaan 6 Maret 1980 (40 tahun silam).
Kelima Taman Nasional itu adalah Gunung Leuser (Aceh dan Sumatera Utara), Ujung Kulon (Jawa Barat/sekarang Banten), Gunung Gede Pangrango (Jawa Barat), Baluran (Jawa Timur) dan Komodo (Nusa Tenggara Timur). Menteri Pertanian RI, Prof. Ir. Soedarsono Hadisapoetra secara resmi mengumumkan lima kawasan suaka alam dinyatakan sebagai Taman Nasional. Kelimanya dipilih karena memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dengan satwa-satwa endemik yang ikonik.
Peresmian lima taman nasionak itu didukung empat Menteri: Menteri Pertanian; Menteri Riset dan Teknologi Prof. Dr. Ing. B.J Habibie; Menteri Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Emil Salim; dan Menteri Penerangan, Ali Moertopo. Deklarasi berlangsung di Kantor Departemen Penerangan.
[irp]
Historiografi terbentuknya 5 taman nasional
Benih taman nasional tersemai lewat Kongres Taman Nasional Sedunia pertama di tahun 1962 di San Diego Amerika Serikat. Lalu, disusul kongres Kedua pada 1972 di Taman Nasional Yellowstone, Amerika Serikat. Meskipun Taman Nasional pertama di dunia telah berdiri sejak 1887, perkembangan di tingkat global baru dimulai pada 1962. Internasional Union for Conservation of Nature and Natural Resources atau IUCN membidangi kedua Kongres tersebut. Indonesia baru mengikuti Kongres yang kedua dengan diwakili oleh Prof. Dr. Otto Soemarwoto, Walan Sinaga dan Prof. Dr. Ir. Rudi Taruingkeng, M.Sc. Pada 11-12 Oktober 1982 di Bali, Indonesia kemudian menjadi tuan rumah Kongres Taman Nasional Ketiga. Inilah momen bersejarah Taman Nasional yang cukup bersejarah karena pertama kali diadakan di negara berkembang. Dua Kongres sebelumnya diadakan di Amerika Serikat, yang penyelenggaraannya sangat berbeda dengan di Indonesia. Tema Kongres di Bali adalah “Forest for People” (sesuai dengan tema Kongres Kehutanan Sedunia). Kongres dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Adam Malik di hadapan delegasi yang terdiri dari 68 negara. Dalam sambutannya, Adam malik menyampaikan, “kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah Kongres ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap lingkungan dan bisa dipandang sebagai bentuk tanggungjawab dalam melestarikan kekayaan alam Indonesia.” Di sela-sela Kongres itu pula, Menteri Pertanian , Prof. Ir. Soedarsono Hadisapoetra memanfaatkan momentum internasional tersebut untuk mendeklarasikan 11 kawasan suaka alam sebagai calon taman nasional atau kawasan pelestarian alam. Berikut Profil singkat 5 taman Nasional tertua di Indonesia. [irp]-
Taman Nasional Gunung Leuser
-
Taman Nasional Ujung Kulon
-
Taman Gunung Gede Pangrango
-
Taman Nasional Baluran