Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Aktivitas

Dies Natalis ke-68: Ilyas Asaad Mengapresiasi Langkah Unhas Menuju Universitas Kelas Dunia

Klikhijau.com - Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-68 Universitas Hasanuddin (Unhas), acara bertema "Konektivitas Budaya dan Sains Menuju World Class University" digelar dengan penuh semangat....

Oleh Arman Jaya 09 Sep 2024 13:19 3 menit baca
Klikhijau.com - Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-68 Universitas Hasanuddin (Unhas), acara bertema "Konektivitas Budaya dan Sains Menuju World Class University" digelar dengan penuh semangat. Pada kesempatan ini, Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Bidang Legislasi Legal dan Advokasi, Dr. Ir. Ilyas Asaad, M.P., MH, hadir dan memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah Unhas menuju status sebagai universitas kelas dunia. Kehadiran Dr. Ilyas Asaad yang mewakili Menteri LHK, Prof. Siti Nurbaya, turut didampingi oleh Dr. Mini Farida Farhum, S.T., M.Si, Koordinator Wilayah UPT Satker LHK Sulawesi Selatan sekaligus Kepala P3E SUMA-KLHK. [irp] Dr. Ilyas Asaad menekankan pentingnya sinergi antara budaya dan sains dalam mendorong kemajuan akademik dan penelitian. Ia mengapresiasi Unhas yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, sejalan dengan visi menghadapi tantangan global di era perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya alam. "Langkah Unhas dalam memperkuat budaya dan inovasi ilmiah untuk menuju universitas kelas dunia sangat relevan dengan upaya global kita dalam mencapai keberlanjutan lingkungan," ujar Dr. Ilyas Asaad. Selain itu, Dr. Ilyas juga menyoroti peran vital Unhas dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dengan ilmu pengetahuan modern. Menurutnya, hal ini tidak hanya memperkokoh posisi Unhas di kancah internasional, tetapi juga mendukung pengembangan kebijakan berbasis ilmiah yang berdampak pada keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi untuk Masa Depan yang Berkelanjutan Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa Unhas siap menghadapi tantangan dan peluang di masa mendatang. Menurutnya, di usia ke-68 tahun, Unhas tidak hanya menargetkan menjadi universitas terbaik di kawasan timur Indonesia, tetapi juga bersaing di tingkat nasional. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya untuk mencerdaskan bangsa tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. [irp] Acara yang berlangsung di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, pada Sabtu, 7 September 2024, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, tokoh Sulsel sekaligus pendiri Bosowa Group H. Aksa Mahmud, dan Gubernur Kalimantan Utara. Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, dalam pidatonya juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan akademisi dalam memajukan Sulawesi Selatan. "Kolaborasi ini harus melibatkan seluruh elemen, termasuk mahasiswa yang diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah dan bangsa," pesannya. Dengan Dies Natalis ini, Unhas terus memantapkan langkahnya menuju World Class University, siap bersaing di level internasional dan memberikan kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Unhas Menuju World Class University Langkah Unhas menuju universitas kelas dunia bukanlah sekadar ambisi, tetapi komitmen nyata untuk membangun masa depan pendidikan yang lebih baik. Dalam era di mana kolaborasi antara budaya dan sains menjadi kunci, Unhas menunjukkan peran strategisnya sebagai motor penggerak inovasi di kawasan timur Indonesia. Acara Dies Natalis ini menegaskan bahwa Universitas Hasanuddin, dengan segala prestasinya, siap menyongsong masa depan dan memberikan kontribusi besar dalam menciptakan solusi berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia.
Topik terkait
#klhk #unhas #ilyas asaad #dies natalis #world class univerity