Darubiah, Desa Wisata di Selatan Sulsel dengan 10 Destinasi Andalan
Klikhijau.com - Desa Darubiah merupakan pecahan dari Desa Bira yang dikenal di Selatan Sulawesi Selatan sebagai surganya wisata bahari, terletak di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba. Sejak t...
Klikhijau.com - Desa Darubiah merupakan pecahan dari Desa Bira yang dikenal di Selatan Sulawesi Selatan sebagai surganya wisata bahari, terletak di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba. Sejak tahun 2021 Darubiah ditetapkan sebagai desa wisata melalui Surat Keputusan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Terdapat 10 destinasi wisata yang saat ini dikembangkan di Desa Darubiah tersebar di tiga dusun. Di Dusun Dauhe ada Panaikang Birayya, Marumasa, Solorang, Kalibata dan yang hits Dego-dego. Sedangkan di Dusun Kasuso ada Baruyya dan Batu Taha. Sedangkan di wilayah barat desa masuk dalam dusun Bira Lohe, ada Pussahelu, Puntaming, dan Ruku’-ruku’’.
Masing-masing destinasi wisata memiliki daya tariknya sendiri, namun ciri utama dari destinasi wisata yang ada di Darubiah, identik dengan tebing dan asrinya hutan yang terjaga secara turun temurun. Sedangkan pemandangan bawah lautnya juga tak kalah indahnya dengan spot menyelam lainnya di Bontobahari.
Berwisata di Darubiah bisa memilih tempat untuk melihat senja maupun matahari terbit. Untuk menyambut matahari terbenam bisa di Batu Taha, Baruyya, Panaikang Birayya, Dego-dego, Marumasa, Solorang yang masih satu deretan. Panorama yang indah disertai senja dapat dinikmati di Pussahelu, Puntaming, dan Ruku’-ruku’.
[irp]
Penggarapan destinasi wisata ada yang bekerjasama pemerintah desa dan masyarakat ada pula yang dikelolah masyarakat setempat. Meski sejauh ini Pendapatan Asli Desa (PADes) dari destinasi wisata yang ada belum begitu menggairahkan, namun telah memberikan dampak positif bagi sejumlah masyarakat.
"Yang dibangun pemerintah desa beberapa tahun lalu itu tangga turun dan dermaga di Panaikang Birayya. Disitu ada PADes tapi belum stabil," jelas Ketua BPD Darubiah, Indiz Essa Rutepar, Minggu, 23 Oktober 2022.
Pemerintah Desa, lanjut Indiz, juga telah membuka jalan menuju destinasi wisata dari jalur utama dan juga menghubungkan antar destinasi untuk memudahkan pengunjung. Meskipun sebagiannya belum jalan beraspal, namun dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Untuk infrastruktur terus dibenahi pemerintah desa secara bertahap,” katanya.
Sejumlah masyarakat juga telah meengikuti pelatihan dalam rangka pengelolaan homestay agar lebih siap lagi dengan kunjungan-kunjungan wisatawan. Bukan hanya terkait pemenuhan fasilitas tapi juga dalam pelayanaan yang baik kepada tamu. Dalam kebersihannya, Pemerintah Desa telah membentuk Satgas yang bertugas memantau dan mengelolah sampah.
[irp]
Selain wisata baharinya, juga terdapat juga wisata budaya berupa kain tradisional salah satunya dikenal dengan lipa sabbe’, sedangkan kulinernya juga khas dengan uhu’-uhu. Masing-masing dikembangkan melalui usaha dengan memberdayakan kelompok perempuan. Ada pula pelestarian musik tradisional yang disebut biolla yang diiringi dengan syair bahasa daerah yang dipertunjukkan saat hajatan pemerintah. Ada pula seni bela diri tradisional Pamanca yang turut dilestarikan.
Perempuan menenun kain di Darubiah - Foto: Ist[/caption]
[irp]
Meski jalurnya tak mudah, namun akan terbayarkan dengan panoramanya. Saat air surut, pengunjung bisa melakukan berbagai atraksi ala anak pantai atau menyusuri pinggiran tebing menuju pantai tersembunyi. Hal lainnya yang dapat dilakukan adalah snorkeling ataupun diving, menikmati pemandangan bawah laut yang indah seperti menyaksikan berbagai ikan hias berenang, terumbu karang dengan berbagai jenis dan warna, jika beruntung bisa bertemu penyu, manta, dan kawanan lumba-lumba.
Lokasi Dego-dego jauh dari keramaian sehingga cocok untuk bersantai dan menikmati waktu. Berbagai fasilitas yang disediakan tempat parkir yang luas, toilet, listrik untuk ngecas, tempat rental alat snorkeling atau diving, area camp, penginapan, dan ruang pertemuan.
- Wisata Tebing, Memicu Adrenalin
- Kain Tenun Tradisional Serat Akan Makna