Green Life Style Versi penuh
Sastra Hijau

Dadamu Deru Ombak

suatu hari di minggu depan. ia ingin menatap matamu untuk melihat laut dan pertanyaan-pertanyaan di dalamnya genangan laut di matamu tiada. hanya ada sungai kecil terus mengalir. terabas bebatua...

Oleh Irhyl 23 Jun 2019 05:27 1 menit baca
suatu hari di minggu depan. ia ingin menatap matamu untuk melihat laut dan pertanyaan-pertanyaan di dalamnya genangan laut di matamu tiada. hanya ada sungai kecil terus mengalir. terabas bebatuan hadirkan air terjun, gemericik, membasahi catatan sejarah deru berhenti di dadamu, iya tepat di dadamu yang tabah. pada tubuhmu, kisah laut dikisahkan bahasanya adalah detak jantungmu semua tiba, tubuhmu menampung semua dari matamu. sungai kecil itu di dadamu deru bernyanyi kasmaran adakah yang salah dari air berkumpul pada tubuh lalu menjelma laut. Di mana semua ada, sampah bahkan kecemasan bernyanyilah sebab dadamu adalah deru ombak pertanyaan-pertanyaan di matamu teka-teki. pertanyaan itu, jawaban itu adalah satu: kamu lalu bagaimana deru bisa kau hentikan jika matamu adalah sungai kecil terus mengalir menuju laut di tubuhmu dan aku nelayan yang melayarinya.
Penulis: Vita Ayu Batari, lahir di Palopo 1989. Menyukai sastra, khususnya puisi sejak SMP
Topik terkait
#sastra ekologis #puisi laut #laut dan sampah #sungai kecil #sastra lingkungan