Cara Mudah dan Menyenangkan Mengurangi Panas Bumi ala Campaign
Klikhijau.com – Campaign merupakan platform yang menghubungkan individu, komunitas, dan sponsor yang peduli tentang isu sosial. Platform ini percaya bahwa setiap orang memiliki peran dan tanggung j...
Klikhijau.com – Campaign merupakan platform yang menghubungkan individu, komunitas, dan sponsor yang peduli tentang isu sosial.
Platform ini percaya bahwa setiap orang memiliki peran dan tanggung jawab untuk menjadikan dunia ini lebih baik.
Salah satu peran dan tanggungjawab itu adalah mengurangi panas bumi. Panas bumi yang dimaksud bukanlah energi panas bumi, yang bisa sumber energi yang berasal dari panas alamiah di dalam bumi. Tapi, hal yang dapat membuat bumi ini semakin panas.
Dalam acara Changemakers & Media Gathering bertajuk “Cuaca Panas Banget! Terus, Harus Gimana?”. Campaign mengungkapkan telah mengembangkan aplikasi kampanye sosial, yakni Campaign #ForABetterWorld.
[irp]
Melalui aplikasi tersebut Campaign membagikan cara-cara mudah dan menyenangkan untuk mengurangi panas bumi.
Natasha Manuella, kreator konten dan tim FoodCycle Indonesia, mengungkapkan, salah satu cara untuk mengurangi panas bumi adalah dengan mengurangi sampah makanan.
Sampah ini dapat menghasilkan gas metana yang merupakan salah satu gas rumah kaca penyebab pemanasan global.
“FoodCycle Indonesia berupaya mengurangi sampah makanan dengan menyalurkan makanan surplus dari acara-acara besar kepada masyarakat prasejahtera. Kami bekerja sama dengan Campaign untuk menjalankan program andalan atau flagship project yang bertajuk Semangat Pagi Indonesia,” ungkapnya.
Program ini mendistribusikan sarapan pagi untuk anak-anak sekolah. Dalam program ini, FoodCycle bersama Campaign menggandeng 36 organisasi sosial untuk meluncurkan kampanye sosial di aplikasi Campaign #ForABetterWorld.
[irp]
Targetnya adalah mendapat dukungan 18.000 supporters untuk menyelesaikan challenge dengan mengunggah foto aksi sosial terkait ketahanan pangan dan gizi.
“Setiap tantangan yang selesai akan memberikan donasi sebesar Rp50.000. Program ini menargetkan 36.000 paket sarapan sehat yang akan didistribusikan ke 12 sekolah untuk 1000 murid,” ungkap Natasha.
[caption id="attachment_30314" align="aligncenter" width="650"] Acara Changemakers & Media Gathering Campaign -foto/Ist[/caption]