Bunga Pukul Sembilan, Sering Dianggap Gulma Namun Kaya Manfaat
Klikhijau.com – Bunga Pukul Sembilan, tanaman bunga ini disebut dengan berbagai nama. Nama latinnya, Portulaca grandiflora merupakan tanaman yang terdiri dari 100 spesies yang tersebar di daerah tropi...
Klikhijau.com – Bunga Pukul Sembilan, tanaman bunga ini disebut dengan berbagai nama. Nama latinnya, Portulaca grandiflora merupakan tanaman yang terdiri dari 100 spesies yang tersebar di daerah tropis maupun subtropis (Bohm dan Bohm, dalam Bajaj, 2013).
Portulaka atau Bunga Pukul Sembilan merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan (Argentina, Brasil, dan Urugay) yang kemudian tersebar ke berbagai tempat di dunia termasuk Indonesia.
Di Indonesia, berbagai jenis Portulaca disebut sebagai krokot. Sedangkan nama ‘bunga pukul sembilan’ dilekatkan kerena kebiasaan bunga ini yang mulai mekar pada sekitar pukul sembilan pagi.
Menurut penelitian Jericho Hamas Fasyah yang berjudul Mutasi Induksi Untuk Meningkatkan Keragaman Krokot (Portulaca Sp.) dengan Teknik Iradiasi Berulang (2017), Krokot sering dianggap sebagai gulma karena kemampuan tumbuhnya yang cepat.
Meskipun sering dianggap sebagai gulma, krokot memiliki bentuk dan warna bunga yang menarik sehingga krokot sangat potensial untuk dikembangkan sebagai tanaman hias tropis.
[irp]
Bunga Pukul Sembilan dan Ragam Nama Lain
Seperti dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Inggris pun, jenis bunga krokot ini memiliki sederatan nama. Nama-nama itu antara lain rose moss, eleven o’clock, mexican rose, mose rose, sun rose, rock rose, hingga moss-rose purslane. Portulaca grandiflora juga mempunyai sinonim seperti Portulaca hilaireana G. Don, Portulaca immersostellulata Poelln., Portulaca mendocinensis Gillies ex Hook., Portulaca multistaminata Poelln., dan Portulaca pilosa subsp. grandiflora (Hook.) R.Geesink. Bunga ini berkerabat dekat dengan bunga Gelang Biasa (Portulaca oleracea L.). Krokot merupakan kultivar yang toleran terhadap kekeringan dan cuaca panas. Tanaman ini biasa digunakan sebagai tanaman hias, tanaman biofarmaka, maupun sayuran. Pertumbuhan dari tanaman ini sangat cepat sehingga cocok digunakan sebagai tanaman penutup tanah. Menurut buku Medicinal and Aromatic Plants IX, Portulaca grandiflora berasal dari Amerika Selatan (Bohm dan Bohm, 1996). [irp]Morfologi Bunga Pukul Sembilan
Tanaman yang berbentuk sukulen ini memiliki cabang dengan panjang 10-30 cm dan mempunyai banyak percabangan. Daun dari tanaman ini memiliki panjang sekitar 12-35 mm dan lebar berkisar 1-4 mm liniersubulate, berdaging, dan berbentuk elips runcing. Tangkai bunganya pendek dengan rambut-rambut halus di bagian ketiaknya. Bentuk mahkota bunga seperti bunga mawar kecil. Mahkota bunga berwarna merah, merah jambu, atau ungu dengan diameter 2-4 cm serta benang sari yang terlihat jelas dikelilingi oleh mahkota (Ashok dan Bashir, 2010).Ragam Manfaat Bunga Pukul Sembilan
Bunga krokot ternyata memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan manusia. Banyak senyawa yang terkandung di dalam bunga tersebut, di mana senyawa-senyawa tersebut mampu dalam mencegah serangan beberapa penyakit. Dalam penelitian Ashok dan Bashir yang bertajuk Efficient Micropropagtion Protocol for Portulaca grandiflora. Hook. Using Shoot Tip Explants, tanaman ini digunakan untuk obat sakit tenggorokan dan ruam kulit. Ini adalah imunostimulan diduga (Chavalittumrong et al., 2007). [irp] Ini juga digunakan untuk detoksifikasi. Ini juga telah dilaporkan untuk kemanjurannya pada antigen permukaan hepatitis B (Zheng dan Zhang, 1990). Selain itu, efek antimutagenik padamutasi yang disebabkan oleh alfatoxin B1 dan siklofosfamid pada tikus telah dibuktikan (Liu et al., 1990). Berikut uraian lebih lengkap mengenai manfaat bunga krokot.-
Menyembuhkan sakit tenggorokan
-
Menyembuhkan bisul dan koreng
-
Menyembuhkan sakit hepatitis
-
Dapat mencegah penyakit eksim
-
Sakit kepala
-
Mencegah penyakit hipertensi
-
Menyembuhkan gangguan pencernaan
-
Mengatasi rasa nyeri pada persendian dan rematik
-
Sebagai obat memar