Berpartisipasi Aktif, KLHK Beri Penghargaan untuk Tokoh Hutan Sosial

Klikhijau.com – KLHK kembali memberikan penghargaan untuk Tokoh Hutan Sosial kepada stakeholder tahun 2019 ini. Anugerah tersebut diberikan kepada mereka yang berpartisipasi aktif dan memberikan kontr...

Berpartisipasi Aktif, KLHK Beri Penghargaan untuk Tokoh Hutan Sosial
Bacakan Artikel

Apresiasi Tokoh Hutan Sosial Tahun ini diberikan kepada kelompok masyarakat dan para penggerak perhutanan sosial. Bagi mereka yang telah menunjukkan keberhasilan dan memberikan sumbangsih nyata dalam mendukung program Perhutanan Sosial.

Melalui tokoh Hutan Sosial, diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat luas. Tentu saja untuk berpartisipasi dalam mendukung program perhutanan sosial sehingga tujuan perhutanan sosial dapat tercapai.

Mekanisme penilaian

Penilaian untuk Tokoh Hutan Sosial 2019 dilakukan oleh 9 Tim Juri Independen dari unsur yaitu pemerintah, akademisi, praktisi/penggiat Hutan Sosial, LSM, dan media.

Mekanisme penilaian dilakukan melalui usulan dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal KLHK, Dinas yang membidangi Kehutanan di Propinsi dan Mitra Kerja Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan.

Tim teknis telah menerima 89 dokumen yang terdiri dari 71 usulan tokoh dan kelompok pemegang izin perhutanan sosial. Juga 18 tokoh supporting program perhutanan sosial. Selanjutnya dari usulan tersebut dilakukan seleksi.

Apresiasi Kategori Tokoh Perhutanan Sosial 2019:


  1. Lembaga Pengelola Hutan Nagari Taram (Hutan Desa), Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat.

  2. BUMDES Eka Giri Karya Utama LPHD Wanagiri (Hutan Desa), Kabupaten Buleleng – Bali.

  3. Kelompok Tani Hutan Sedyo Rukun (Hutan Kemasyarakatan), Kabupaten Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta.

  4. HKm Wana Lestari Nagari Indudur (Hutan Kemasyarakatan), Solok, Sumatera Barat.

  5. Gapoktanhut Lempuing Jaya (Hutan Tanaman Rakyat), Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

  6. KSU Kompak Sejahtera (Kemitraan Kehutanan), Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

  7. Kelompok Tani Hutan Mandalagiri (IPHPS), Kabupaten Garut, Jawa Barat.

  8. Kelompok Tani Nelayan Derawa (Kemitraan Konservasi), Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

  9. Masyarakat Hukum Adat Pikul (Hutan Adat), Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.


Apresiasi Kategori Tokoh Penggerak Perhutanan Sosial 2019:

Level Kebijakan

  1. Prof.Dr. Irwan Prayitno, S.Psi, M.Sc., Gubernur Sumatera Barat

  2. Prof. Dr. Ir. H.M. Nurdin Abdullah, M.Agr., Gubernur Sulawesi Selatan

  3. Ir. Andi Misbawati A. Wawo, MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bulukumba

  4. Ir. Warsito, Wakil Ketua Pokja PPS Provinsi Lampung


Tokoh Penggerak Perhutanan Sosial Level Pendamping Tapak

  1. Dedy Ilhamsyah, S.I.Kom, Polisi Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

  2. Onna Samada, Tokoh Masyarakat Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah

  3. Nia Ramdhaniaty (Alm), Penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat Rimbawan Muda Indonesia

  4. Elimarni, S.Sos., Penyuluh Kehutanan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat


Tokoh Penggerak Perhutanan Sosial Level Microfinance

  1. Ahmad Baiquni, Bank BNI

  2. Catur Budi Harto, Bank BRI

  3. Alexandra Askandar, Bank Mandiri

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2