Berinteraksi dengan Ruang Terbuka Hijau Mengurangi Rasa Kesepian

Klikhijau.com – “Di dalam keramaian aku masih merasa sepi” lirik lagu dari Dewa 19 itu, terdapat dalam lagu berjudul Kosong. Rasa kesepian adalah gangguan yang paling bebal kepada pikiran dan hati....

Berinteraksi dengan Ruang Terbuka Hijau Mengurangi Rasa Kesepian
Bacakan Artikel

Selain pertanyaan tentang kepadatan penduduk dan persepsi inklusi sosial, para sukarelawan ditanyai tentang lingkungan alami mereka: “Dapatkah Anda melihat pohon sekarang?”; “Bisakah kamu melihat tanaman sekarang?”; “Bisakah Anda melihat atau mendengar burung sekarang?”; dan “Bisakah kamu melihat air sekarang?” Perasaan "kesepian sesaat" kemudian diberi peringkat pada skala lima poin.

Menurut lebih dari 16.600 penilaian yang diterima, lingkungan yang penuh sesak meningkatkan perasaan kesepian hingga 38 persen. Perasaan itu tidak memandang usia, jenis kelamin, etnis, tingkat pendidikan, atau pekerjaan.

Namun, ketika orang dapat berinteraksi dengan ruang terbuka hijau atau mendengar burung atau melihat langit, kesepian yang dirasakan turun sebesar 28 persen.

Inklusivitas sosial, yang didefinisikan oleh tim peneliti sebagai perasaan diterima oleh suatu kelompok atau berbagi nilai-nilai yang sama, juga menurunkan kesepian sebesar 21 persen.

“Jika kesepian berkurang dengan kontak dengan alam, meningkatkan akses ke ruang hijau dan biru berkualitas tinggi (seperti taman dan sungai) di daerah perkotaan yang padat dapat membantu orang merasa tidak terlalu kesepian,” tulis tim peneliti tersebut.

Alam, komponen penting manusia

Temuan tersebut  sejalan dengan temuan peneliti sebelumnya, yakni pada tahun 2020 lalu. hasil temuan itu  diterbitkan oleh International Journal of Environmental Research and Public Health. Peneliti menemukan bahwa membenamkan atau membaurkan diri  dalam hutan dapat mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi.

Maria Marabito dari Treehugger menulis begini, “Pemandian hutan dirancang untuk membangkitkan hampir semua indra: aroma terapi dari tanaman; suara hutan, gemerisik pohon, kicau burung, atau gemericik air; stimulasi visual dari flora dan fauna; dan sensasi taktil dari tanah lunak di bawah kaki Anda atau dedaunan di tangan Anda.

“Gabungan, pengalaman ini bekerja untuk memberikan terapi pengurang stres yang meningkatkan kesehatan fisik serta kesejahteraan psikologis. Udara hutan lebih bersih daripada perkembangan perkotaan dan pohon-pohon itu sendiri mengandung phytoncides, senyawa organik antimikroba yang berasal dari tanaman yang dikenal memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan sel-sel kekebalan,”  tambahnya.

Johanna Gibbons, seorang arsitek lansekap dan anggota tim peneliti  pernah mengatakan bahwa  kota kemungkinan satu-satunya habitat global yang meningkat dengan kecepatan tinggi.

“Jadi kita harus menciptakan habitat perkotaan di mana orang dapat berkembang,” katanya. “Alam adalah komponen penting dari itu karena, saya percaya jauh di dalam jiwa kita, ada hubungan yang sangat dalam dengan kekuatan alam,”

Rasa kesepian adalah fenomena yang berbahaya jika tak segera diatasi. Ia tersembunyi dan menggorogoti seseorang daari dalam dirinya sendiri. Berinteraksi dengan alam atau ruang terbuka hijau dapat mengurangi perasaan di dalam keramaian aku masih merasa sepi.

Sumber: Treehugger

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2