Berduka Atas Kerusakan Lingkungan, Warga Upacara Bendera di Sungai Bila

Klikhijau.com – Kerusakan lingkungan yang terjadi di sungai Bila diprotes warga dengan cara tidak biasa. Mereka memanfaatkan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun. Car...

Berduka Atas Kerusakan Lingkungan, Warga Upacara Bendera di Sungai Bila
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun ini, Andi Tenri  berharap menjadi ajang persatuan warga mempertahankan sungai Bila demi masa depan generasi. Apalagi anak-anak sekolah ikut serta hadir penuh semangat mendukung perjuangan tersebut.

“Dalam momentum ini kami masyarakat Bila juga menghimbau kepada semua elemen pemerintahan mulai dari Pemprov Sulsel dan Pemkab Sidrap untuk segera menutup tambang-tambang yang beroperasi dan menindaki sesuai dengan kerusakan lingkungan yang mereka lakukan,” tegasnya.

Tidak hanya galian tambang

Permasalahan yang melanda sungai Bila tidak hanya persoalan tambang. Namun, juga erosi yang disebabkan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian.

Hal ini berdasarkan  hasil penelitian LIPI yang menemukan bahwa 92% lahan sepanjang sungai Bila mengalami erosi berat disebabkan oleh banyaknya lahan kritis dan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian serta pembalakan liar.

Tingkat erosi yang terjadi di Sub DAS Bila berkisar antara 74-7.400 ton/ha/tahun. Erosi tebing sungai dengan lebar 3-5 meter terjadi di banyak titik sepanjang aliran sungai Bila

Sedangkan menurut Dinas Kehutanan Pertambangan dan Energi (Dishuttamben) Kab. Sidrap, luas lahan kritis  mencapai 43.600 hektare.

Persoalan lain yang mengancam sungai Bila adalah pencemaran sampah. Masyarakat menjadikan pembuangan sampah di sepanjang aliran sungai.

Menurut Wikipedia, titik utama sumber sampah terdapat di Kelurahan Tanrutedong, Kecamatan Duapitue. Masyarakat terbiasa membuang sampah ke sungai dari atas jembatan Bila.

Sebagai sumber kehidupan masyarakat, sudah sepatutnya sungai Bila diselamatkan dari tambang galian C, alih fungsi lahan, dan pencemaran dari sampah.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2