Berapa Lama Proses Fermentasi Eco-Enzyme Lalu Bisa Dipanen?

Klikhijau.com – Proses fermentasi eco-enzyme berlangsung selama kurang lebih tiga bulan atau sekira 90 hari. Jadi proses pemananenan eco-enzyme yang ideal adalah setelah 90 hari. Informasi ini pent...

Berapa Lama Proses Fermentasi Eco-Enzyme Lalu Bisa Dipanen?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Proses fermentasi eco-enzyme berlangsung selama kurang lebih tiga bulan atau sekira 90 hari. Jadi proses pemananenan eco-enzyme yang ideal adalah setelah 90 hari.

Informasi ini penting bagi pemula atau bagi Anda yang baru mencoba membuatnya. Untuk diketahui eco enzyme adalah cairan ajaib serbaguna yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik tertentu yang dicampur dengan air dan gula merah.

Nah hasil panen cairan ajaib memiliki keunggulan istimewa yakni tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Jadi, cairan multi-guna yang dihasilkan dapat digunakan selama persediaan masih ada.

Lokasi penyimpanan yang benar

Sebelum membahas mengenai metode pengemasan hasil panen, hal penting yang perlu diketahui dalam pembuatan eco-enzyme adalah lokasi penyimpanan.

Nah, demi menghindari kontaminasi, tempatkan wadah larutan fermentasi di tempat yang tepat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:


  • Tempatkan pada posisi strategis yakni yang tidak terkena sinar matahari langsung.

  • Memiliki sirkulasi udara yang baik.

  • Jauhkan dari titik Wi-fi, WC, tong sampah, dan bahan-bahan kimia lainnya.


Oya, selama proses penyimpanan, Anda perlu menunggu dengan sabar sembari mengamati perkembangannya secara berkala.

Buka tutup wadah pada usia seminggu (hari ke-7), pada usia sebulan (hari ke-30) dan 3 bulan (hari ke-90).

Amati dengan seksama apakah ada belatung yang hidup dalam larutan atau apakah larutan berbau got? Bila kedua hal ini tidak tampak, proses fermentasi dinyatakan berjalan sukses.

Bagaimana mengemas eco-enzyme?

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2