Apa Arti dari Kode Segitiga di Bagian Bawah Kemasan Plastik?

Klikhijau.com – Tahukah Anda bahwa tidak semua bahan plastik aman untuk dipakai. Terlebih bila digunakan untuk kemasan makanan atau minuman yang secara langsung akan dikonsumsi. Tak banyak yang tah...

Apa Arti dari Kode Segitiga di Bagian Bawah Kemasan Plastik?
Bacakan Artikel

Karena zatnya yang beracun, penggunaan PVC dilarang keras dimanfaatkan sebagai bahan baku kemasan plastik untuk makanan dan minuman. PVC diketahui mengandung klorin sangat tinggi. Tak hanya itu, zat aditif pada PVC dapat meleleh dan berpotensi membuat manusia terpapar zat beracun, semisal timbal dan timah.

Kode 4 dengan LDPE atau PE-LD (low-density polyethylene)

Plastik jenis ini relatif fleksibel, fleksibel dan transparan warnanya. Umumnya, LDPE dipakai untuk kantong plastik belanja, kantong sampah, tutup minuman, pelapis dan mainan anak.
Kode 5 dengan PP (polypropylene)

Jenis bahan plastik ini tahan terhadap suhu tinggi dan sering dipakai untuk tempat menyimpan makanan, botol minum, botol minuman bayi, tempat margarin, bungkus makanan, botol obat, saus, dan sirop. Jenis ini tergolong aman untuk digunakan sebagai tempat makanan dan minuman.
Kode 6 dengan PS (polystyrene)

Kemasan plastik berbahan polystyrene ini merupakan salah satu bahan yang aman digunakan sebagai bahan pembuatan cangkir, piring, mangkuk, sendok, garpu, kontainer plastik, botol, styrofoam, dan plastic sekali pakai lainnya.
Kode 7 dengan OTHER atau O

Nah untuk kode satu ini: OTHER berarti tempat minum tersebut tidak terbuat dari enam bahan di atas. Setidaknya, terdapat empat jenis plastik dalam kategori ini, yaitu styrene acrylonitrile (SAN), acrylonitrile butadiene styrene (ABS), polycarbonate (PC), dan nilon.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, SAN dan ABS boleh digunakan untuk kemasan makanan dan minuman.

Sementara itu, PC dilarang keras penggunaannya sebab setelah dilakukan tes pada hewan, senyawa PC mengandung bishenol A atau BPA, yang jika sering terpapar dalam jumlah tinggi diduga. Kandungan ini dapay memicu ragam risiko kesehatan, seperti:


  • Kelainan genetik

  • kanker

  • Penyakit metabolik termasuk obesitas dan diabetes

  • Penurunan usia harapan hidup

  • Gangguan pertumbuhan badan


Informasi lainnya, pengguaan produk ber-BPA selama masa kehamilan diketahui dapat terdeteksi dalam darah dan ASI, sehingga berbahaya bagi kesehatan bayi.

Sahabat Hijau, ada baiknya Anda benar-benar mengenali kode-kode ini pada saat konsumsi makanan dan minuman kemasan plastik. Ini penting agar dampak plastik kemasan tidak berisiko bagi kesehatan.

Semoga bermanfaat!

*Sumber: Alodokter.com dan lainnya

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2