Amazing, Nama Messi Diabadikan Jadi Nama Spesies Tanaman Baru yang Langka

Amazing, Nama Messi Diabadikan Jadi Nama Spesies Tanaman Baru yang Langka
Tanaman Salvia Messi bersama Lionel Messi-foto/Ist
Bacakan Artikel

"Spesies ini terancam punah terutama akibat dampak perubahan iklim yang ekstrem dan maraknya kebakaran hutan di wilayah Andes," kata Paul Gonzales dalam laporan ilmiahnya dikutip dari CNN Indonesia.

Sebenarnya jika ditelisik lebih jauh, ada perbedaan nama Messi dengan nama tanaman tersebut yakni, Messii. Ada dua huruf itu.

Namun, penambahan satu huruf (i) bukan tanpa alasan, penamaan ilmiah berbasis bahasa Latin tersebut diterapkan sesuai aturan internasional, di mana akhiran huruf 'i' ditambahkan pada nama belakang sang pemain untuk menandai kepemilikan.

Peneliti asal Argentina yang turut terlibat dalam studi ini, Rolando Uria mengungkapkan alasan emosional di balik pemilihan nama mantan pemain Albiceleste berusia 39 tahun tersebut.

"Kami ingin mengabadikan warisan dan keandalan sosok Lionel Messi di lapangan ke dalam nama tumbuhan yang memiliki kemampuan adaptasi luar biasa di lingkungan keras ini. Salvia messii secara harfiah bermakna 'tanaman Messi'," ujar Rolando Uria.

Spesies endemik ini juga diketahui berada dalam kerabat subspesies yang kaya manfaat medis, seperti kandungan antioksidan, antiinflamasi, hingga antiseptik.

Sebelum Messi, penamaan flora dan fauna menggunakan nama bintang sepak bola telah dilakukan, seperti yang dilakukan oleh  peneliti asal Spanyol Jesus Ortea, yang  menamai spesies moluska laut baru dengan naman kiper veteran Cape Verde, Vozinha.

Bukan hanya itu, nama mantan kiper Real Madrid Keylor Navas juga pernah diabadikan menjadi nama spesies siput laut mungil yang ditemukan pada tahun 2019 lalu.

Dengan penghormatan yang terbilang unik itu, nama Messi kini tidak hanya melekat pada dunia si kulit bundar, tetapi juga menjadi bagian dari dunia botani.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2