Ada Apa dengan Sampah Plastik, Kenapa Tidak Boleh Dibakar?

Klikhijau.com – Plastik menempatkan manusia pada posisi simalakama. Penggunaannya sulit dihindari. Telah jadi bagian dari gaya hidup. Menggunakannya terus menerus akan melahirkan ancaman yang sanga...

Ada Apa dengan Sampah Plastik, Kenapa Tidak Boleh Dibakar?
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com – Plastik menempatkan manusia pada posisi simalakama. Penggunaannya sulit dihindari. Telah jadi bagian dari gaya hidup.

Menggunakannya terus menerus akan melahirkan ancaman yang sangat serius—mencemari lingkungan dan meningkatkan risiko kesehatan lebih buruk.

Begitu selesai digunakan, apalagi jika Plastik Sekali Pakai (PSP) akan dibuang begitu saja. Hanya sedikit yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah. Sisanya bertebaran di lingkungan dan laut.

Karena itu pencemaran plastik sedang menjadi permasalahan bukan hanya di Indonesia, tapi juga di berbagai negara.

Sampah plastik bertebaran di lingkungan akan jadi masalah serius. Jika tidak diatasi bisa berakibat fatal. Di kampung-kampung cara tercepat menangani sampah plastik adalah membakarnya.

Cara ini dianggap paling gampang untuk mengurangi volume sampah. Namun rupanya membakar sampah plastik tidak disarankan. Sebab mengandung zat berbahaya.

Coba saja perhatikan jika ada plastik terbakar, asapnya hitam pekat dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Dari asap dan baunya saja bisa kita tahu jika di dalam kandungan plastik mengandung zat yang jahat.

Zat dalam plastik adalah gas rumah, zat dioksin dan furan. Zat ini sangat berbahaya bagi lingkungan dan manusia apabila terhirup dan bersarang dalam tubuh.

Gas rumah kaca atau karbon dioksida yang dihasilkan dari pembakaran berdampak pada pemanasan global yang memicu perubahan iklim.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2