5 Alasan Kenapa Kita Patut Berharap Krisis Iklim Dapat Diatasi

Klikhijau.com – Pertarungan melawan krisis iklim masih sengit. Ada yang pesimis akan menang. Tidak sedikit pula yang memilih tetap optimis. Meyakini bahwa krisis iklim bisa dilawan, bisa dikalahkan....

5 Alasan Kenapa Kita Patut Berharap Krisis Iklim Dapat Diatasi
Bacakan Artikel

Studi tersebut juga melaporkan, investasi berkelanjutan telah menjadi upaya khusus lebih dari satu dekade yang lalu. Saat ini telah menjadi model standar di dunia keuangan. .

Dengan adanya ancaman litigasi perubahan iklim terhadap Perusahaan yang semakin meningkat. Maka  dunia usaha dan investor  semakin merespons tekanan masyarakat untuk melakukan perubahan dan menyadari semakin besarnya risiko perubahan iklim terhadap bisnis mereka.

Para penulis studi juga mengatakan, risiko investasi pada bahan bakar fosil, peluang untuk segera terhenti cukup besar. Hal tersebut akan membuat bank semakin enggan membiayai pembangkit listrik tenaga batu bara yang baru.

  • Kesadaran warga dunia akan iklim semakin tinggi

Sebagian besar masyarakat dunia, menjadikan perubahan iklim sebagai bahan bahasan utama. Isunya berlari kencang.

Meningkatnya kesadaran ini telah menyulut lebih banyak protes iklim, di mana generasi muda memimpin seruan global untuk melakukan tindakan segera dalam gerakan-gerakan seperti, Extinction Rebellion, Fridays for Future, Just Stop Oil dan Last Generation.

Studi dari  New Climate Institute tersebut menyoroti meningkatnya gelombang litigasi iklim terhadap negara dan perusahaan. Para penggugat telah mendorong kepatuhan terhadap undang-undang perlindungan lingkungan dan iklim dengan beberapa keberhasilan.

  • Saat ini sistem energi sedang bertransformasi

Harus diakui pula, sistem energi yang banyak merugikan lingkungan. Saat ini perlahan beralih ke sistem yang lebih ramah lingkungan.

Transformasi energi ke Energi Baru Terbarukan (EBT) menjadi angin segar di sektor energi dalam memerangi perubahan iklim.

Bagaimanapun, sektor energi mendapat sorotan yang tinggi sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim. Bahan bakar terbarukan sekarang lebih murah dibandingkan bahan bakar fosil di 90 persen dunia, dan merupakan sumber pembangkit listrik massal termurah.

Para penulis studi mengatakan, energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin, yang menjadi inti sistem energi global sudah. Hal itu merupakan hal yang normal.

  •  Keterlibatan kaum muda

Harus diakui, salah satu penggerak aksi iklim adalah kaum muda. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan jika kesadaran akan perubahan iklim kaum muda cukup tinggi.

Kesadaran yang tinggi itu, memicu mereka menyuarakan pentingnya perubahan iklim lebih nyaring.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2