11 Unsur Hara Mikro yang Diperlukan Tanaman dan Cirinya Bila Kekurangan atau Kelebihan

Klikhijau.com - Unsur hara mikro adalah unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang tidak terlalu banyak alias sedikit. Meski demikian, unsur hara mikro tetaplah sangat penting dalam proses p...

11 Unsur Hara Mikro yang Diperlukan Tanaman dan Cirinya Bila Kekurangan atau Kelebihan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Unsur hara mikro adalah unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang tidak terlalu banyak alias sedikit. Meski demikian, unsur hara mikro tetaplah sangat penting dalam proses pertumbuhan tanaman.

Apa saja unsur hara mikro yang diperlukan tanaman dan bagaimana cirinya atau dampaknya bila tanaman kelebihan atau kekurangan unsur ini. Yuk simak penjelasannya di bawah ini:

Unsur hara mikro

Berikut unsur hara mikro yang penting diketahui dan cirinya pada tumbuhan bila kelebihan atau kekurangan unsur mikro ini:


  1. Boron (B)


Boron (B) amat erat dengan proses pembentukan, pembelahan dan diferensiasi dan pembagian tugas sel. Ini berkaitan dengan perannya dalam sintetis RNA, bahan dasar pembentukan sel.

Unsur ini diangkut dari akar ke tajuk tanaman via pembuluh xylem. Boron tersedia amat terbatas dalam tanah serta mudah tercuci.

Kekurangan Boron dapat menyebabkan sebuah daun tanaman berwarna lebih gelap dibanding daun normal, tebal dan mengkerut.

Sedangkan kelebihan unsu Boron dapat menyebabkan ujung daun kuning dan mengalami nekrosis. Efeknya memang tidak terlalu tampak pada tanaman, namun tetap saja ada pengaruhnya bukan?


  1. Tembaga (Cu)


Tembaga (Cu) merupakan aktivator dan membawa beberapa enzim. Tembaga juga berfungsi untuk membantu kelancaran proses fotosintesis. Selain itu, ia juga berguna sebagai pembentuk klorofil  dan berperan dalam reproduksi.

Kekurangan Tembaga dapat menyebabkan daun tanaman berwarna hijau kebiruan, tunas daun menguncup dan tumbuh kecil serta pertumbuhan bunga terhambat.

Sedangkan bila Tembaga berlebihan, tanaman juga dapat tumbuh kerdil, percabangan terbatas, pembentukan akar terhambat  serta akar menebal dan berwarna gelap.


  1. Seng atau Zinc (Zn)


Seng (Zn) berperan penting dalam aktivator enzim, pembentukan klorofil dan membantu proses fotosintesis.

Kekurangan Seng dapat memicu pertumbuhan tanaman melambat, jarak antar buku pendek, daun kerdil, mengkerut serta potensi kerontokan daun. Selain itu, kekurangan Seng akan membuat bakal buah menguning, terbuka, dan akhirnya gugur. Buah pun akan lebih lemas sehingga buah yang seharusnya lurus membengkok.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2