YPN Beri Penghargaan pada Bank Sampah Berprestasi di Gowa

Klikhijau.com - Yayasan Peduli Negeri (YPN) memberi penghargaan Tahap III untuk Bank Sampah Unit (BSU) di Kabupaten Gowa. Kegiatan ini sekaligus sebagai puncak acara penutupan Program Daur Ulang Sampa...

YPN Beri Penghargaan pada Bank Sampah Berprestasi di Gowa
Bacakan Artikel

Kelurahan Paccinongang
Juara II


3
Bank Sampah Unit Nur Hidayah

Kelurahan Tompobalang
Juara III


Juara Harapan
























No Nama Bank Sampah UnitJuara
1Bank Sampah Unit Al-Mutsyar

Kelurahan Tamarunang

Harapan 1
2Bank Sampah Unit Nurun Nur

Kelurahan Samata

Harapan II
3Bank Sampah Unit Al-Hijrah

Kelurahan Paccinongang

Harapan III

Pendatang Terbaru Terbaik














No Nama Bank Sampah UnitJuara
1Bank Sampah Unit Amanah

Kelurahan Kalegowa

Pendatang Terbaik

“Program ini banyak memberikan dampak kebersihan lingkungan terutama pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi dan berkelanjutan dengan dukungan dari pemerintah. Bank Sampah yang sudah terbentuk di tiga Kecamatan yaitu, Somba Opu, Pallangga dan Bajeng dengan jumlah sebanyak 56. Diharapkan akan lebih giat mengumpulkan sampah rumah tangga dengan kerjasama UPT Bank sampah Induk Gowa,” imbuh sahar.

bank sampah

Pelaksanaan Program Daur Ulang Sampah Perkotaan secara keseluruhan bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Gowa dengan menggunakan pengalaman dan praktik terbaik dari Kota Makassar.

Program ini belajar dan mengadopsi kebijakan pengelolaan sampah di Kota Makassar. Pendekatan pengelolaan sampah di Kota Makassar digunakan sebagai bahan rujukan untuk mendukung kolaborasi masyarakat-pemerintah dan sistem pengelolaan sampah yang lebih inklusif di Kabupaten Gowa.

“Melalui program ini, kapasitas pemerintah dalam pengelolaan sampah melalui khususnya Dinas Lingkungan hidup melalui UPTD yang berfokus kepada manajemen pengelolaan sampah meningkat. Di level masyarakat, program ini mendukung kegiatan bank sampah untuk membangun partisipasi masyarakat yang lebih luas terutama perempuan dan pemuda dalam pengelolaan sampah,” ungkap Direktur Operasional Yayasan Transformasi, Ethika Fitriani.

Henry Alfa, Kepala UPTD Bank Sampah Pusat Kabupaten Gowa menambahkan UPTD Bank Sampah Pusat secara aktif terus mensosialisasikan kepada masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah dan membentuk bank sampah.

“Kepala desa dan masyarakat menyambut baik dan sangat ingin segera mewujudkan terbentuknya bank sampah di wilayahnya masing-masing namun UPTD justru terkendala dengan sarana pengangkutan yang belum memadai. Hal ini masih akan terus diupayakan solusinya untuk dimasukkan ke APBD mendatang, terlepas dari adanya tantangan penganggaran akibat penanganan pandemi COVID-19,” jelasnya.

Kegiatan BSU yang dikelola oleh masyarakat merupakan kegiatan yang memberikan manfaat ganda. Manfaat pertama adalah dari aspek lingkungan. BSU yang dikelola mulai dari tingkat rumah tangga membantu menurunkan angka produksi sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Aktivitas bank sampah juga berperan mengurangi jumlah sampah yang tidak dikelola (dibuang sembarangan) dan berkontribusi pada pencemaran lingkungan khususnya pencemaran sungai dan laut.

Manfaat kedua adalah dari aspek ekonomi. Hampir semua jenis sampah dapat didaur ulang dan digunakan kembali. Baik sampah organik maupun anorganik masih memiliki nilai ekonomis jika dijual atau didaur ulang.

Melalui kegiatan BSU, masyarakat dapat mengumpulkan, memilah dan menjual sampah. Uang hasil menjual sampah tentunya bisa ditabung atau digunakan langsung untuk keperluan sehari-hari.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2