Whatsapp Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental dan Jauhkan dari Kesepian?

oleh -160 kali dilihat
Whatsapp Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental dan Jauhkan dari Kesepian?
Ilustrasi aplikasi Whatsapp/foto-Tekno Kompas
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Dalam hal kesehatan mental bagi penggunanya. Nasib berbeda dialami Instagram dengan aplikasi Whatsapp, meski berada dalam “rumah” yang sama: Facebook.

Survei tahun 2017 lalu yang dilakukan pada  1500 anak muda di Inggris, menunjukkan b Instagram menjadi media sosial paling buruk bagi kesehatan mental. Ia meningkatkan kecemasan, depresi dan masalah percaya diri.

Berbeda dengan dengan Whatsapp yang dapat memberi manfaat bagi kesehatan mental atau psikologis penggunanya.

KLIK INI:  Benarkah Instagram Media Paling Buruk Bagi Kesehatan Mental, Bagaimana Mengatasinya?

Dampak positif terhadap kesehatan mental ini muncul akibat interaksi yang terjalin dengan teman atau keluarga melalui Whatsapp. Hal ini diungkapkan dalam sebuah studi yang dilakukan tim peneliti dari Edge Hill University.

Tim peneliti mengungkapkan, orang yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggunakan Whatsapp cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi. Selain itu, orang yang lebih sering menggunakan Whatsapp juga cenderung lebih jarang merasa kesepian.

“Ada banyak debat mengenai apakah menghabiskan waktu untuk media sosial buruk bagi kesehatan kita, tapi kami menemukan hal tersebut tidak seburuk yang kita pikir,” ungkap dosen senior di bidang psikologi dari Edge Hill University Dr Linda Kaye, seperti dilansir Independent.

Berpikir positif

Ketika seseorang menghabiskan lebih banyak waktu untuk menggunakan Whatsapp, ia cenderung akan berpikir positif terhadap hubungan yang ia miliki dengan teman atau keluarga.

Waktu yang dihabiskan untuk menggunakan Whatsapp ini akan membuat penggunanya merasa lebih dekat dengan teman atau keluarga yang menjadi lawan bicara.

“Dan mereka menganggap hubungan seperti ini sebagai kualitas yang baik,” terang Kaye.

KLIK INI:  Karena Medsos Kesehatan Mental Masyarakat Indonesia Memburuk?

Peneliti menemukan, rata-rata penggunaan WhatsApp setiap hari sekitar 55 menit, dengan orang-orang menggunakannya karena popularitas serta fungsi obrolan grup.

“Penelitian ini berkontribusi pada perdebatan yang sedang berlangsung terkait topik ini dan memberikan bukti spesifik tentang peran faktor sosial, bersama dengan motivasi dukungan sosial untuk menggunakan teknologi komunikasi,” lanjut Kaye

Temuan baru ini menunjukkan bahwa ikatan sosial dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, salah satunya teknologi. Whatsapp menjadi salah satu contoh bahwa penggunaan teknologi dapat berkaitan dengan kesejahteraan psikologis seseorang.

Tim peneliti mengatakan teknologi sosial seperti Whatsapp dapat menstimulasi hubungan antarmanusia yang sudah ada. Selain itu, kehadiran aplikasi berpesan populer ini juga membuka kesempatan untuk komunikasi.

“Ini memunculkan gagasan bahwa teknologi sosial seperti WhatsApp. dapat merangsang hubungan dan peluang komunikasi yang ada. Ia mampu meningkatkan aspek kesejahteraan positif pengguna,” tegas Kaye

KLIK INI:  Dunia Diintai Penyakit Mental karena Kesulitan Mencari Kerja