Ubanan di Usia yang Masih Muda? Coba Atasi Dengan 4 Langkah Jitu
Klikhijau.com - Usia masih muda, tapi, kok, sudah ubanan? Hal ini tentu saja bikin Anda jadi kurang percaya diri karena membuat Anda tampak lebih tua. Bagaimana tidak, rambut adalah mahkota bagi setia...
Klikhijau.com - Usia masih muda, tapi, kok, sudah ubanan? Hal ini tentu saja bikin Anda jadi kurang percaya diri karena membuat Anda tampak lebih tua. Bagaimana tidak, rambut adalah mahkota bagi setiap orang yang turut menentukan penampilan Anda di depan banyak orang. Lantas, jika telanjur muncul, apa yang harus dilakukan untuk mengatasi uban di usia muda?
Kiat jitu mengatasi uban di usia muda
Bukan cuma karena rambut kering atau bercabang saja yang bikin resah, perubahan warna rambut yang jadi putih alias ubanan juga bikin kita jadi kurang percaya diri. Pasalnya, rambut yang memutih termasuk salah satu tanda penuaan yang biasanya muncul di usia 30 tahun ke atas. Namun pada kasus ini, Anda mengalami ubanan dini alias ubanan sebelum waktunya. Anda pun jadi bertanya-tanya, apakah bisa mengatasi ubanan di usia muda? Jawabannya adalah bisa. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi uban di usia muda, yaitu:1. Perbanyak asupan vitamin dan mineral
Coba perhatikan lagi pola makan Anda akhir-akhir ini, apakah Anda kurang asupan vitamin atau mineral? Jika iya, tak heran kalau Anda mengalami uban di usia muda. Dilansir dari Livestrong, ada beberapa vitamin dan mineral yang berperan penting dalam pigmentasi rambut, di antaranya vitamin B12, vitamin D, tembaga, zat besi, dan asam folat. Ketika Anda kekurangan asupan vitamin dan mineral tersebut, warna pigmen rambut akan memudar dan berangsur-angsur memutih.Kekurangan vitamin B12, atau dikenal juga dengan anemia pernisiosa, sering dikaitkan dengan penuaan dini. Ini karena vitamin B12 berperan penting untuk membantu menjaga sistem saraf Anda tetap sehat serta memproduksi DNA dan RNA. Semakin sedikit asupan vitamin B12, maka sel-sel rambut jadi melemah dan mempercepat ubanan sebelum waktunya. Efek yang sama juga akan terjadi jika Anda kekurangan zat besi dan asam folat. Untuk mengatasi uban di usia muda, perbanyaklah makan makananan yang kaya vitamin B12 seperti telur, hati, ikan, kerang, dan sereal yang diperkaya. Sedangkan sumber zat besi yang bisa Anda konsumsi di antaranya daging sapi, bayam, dan kacang lentil.KLIK INI: Waspada, Penyakit Ini Mengintai Anda Bila Sering Buang Sampah Sembarangan!
2. Pilih produk rambut yang tepat
Paparan cahaya dari lampu atau sinar matahari yang terlalu lama bisa mengubah warna rambut Anda yang semula hitam menjadi kuning-kecokelatan. Ya, kondisi ini biasa disebut dengan rambut pirang. Belum berhenti sampai disitu, bila ini terus dibiarkan, warna rambut Anda bisa terus memudar menjadi keabu-abuan dan pada akhirnya menjadi putih, lho! Nah, untuk mengatasi uban di usia muda, Anda bisa mengandalkan beberapa produk rambut seperti gel, pelembap, hingga pewarna rambut. Ada beberapa jenis minyak dan pelembap rambut dapat membantu melawan rambut kusam sehingga menyamarkan ubanan. Akan tetapi, berhati-hatilah saat memilihnya. Tanyakan pada stylist kepercayaan Anda mengenai produk yang aman untuk mengatasi rambut ubanan.3. Hindari stres
“Kamu, kok, sudah ubanan? Pasti karena sering stres, ya?” Anda mungkin pernah mendengar ungkapan seperti itu. Hal ini ternyata bukan sekadar mitos belaka, lho! Ya, uban di usia muda memang bisa terjadi jika Anda terlalu stres. Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Nature Medicinetahun 2013, stres dapat menipiskan sel induk dari pangkal folikel rambut. Bahkan, stres berkepanjangan bisa mempercepat penuaan dini, termasuk pada rambut, 3 kali lebih cepat.Nah, untuk mengatasi uban semakin banyak di usia muda, kendalikan stres Anda sebaik mungkin. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk meredam stres, mulai dari mendengarkan musik, pergi jalan-jalan, berendam air hangat, atau melakukan aktivitas favorit Anda lainnya. Jika Anda mampu mengendalikan stres dengan baik, maka pikiran Anda akan lebih tenang dan mencegah ubanan semakin banyak.KLIK INI: Makan Anggur Jangan Buang Bijinya, Ini Alasan Mengejutkan di Baliknya