Tradisi Kearifan Lokal, Pemeliharaan Lingkungan yang Efektif dan Sistematik
Klikhijau.com - Pada pertemuan Bonn Climate Change Conference (BCCC) di Bonn. Indonesia berhasil memasukkan salah satu posisi strategis dalam isu Local Community dan Indigenous People (LCIP). Indonesi...
Klikhijau.com - Pada pertemuan Bonn Climate Change Conference (BCCC) di Bonn. Indonesia berhasil memasukkan salah satu posisi strategis dalam isu Local Community dan Indigenous People (LCIP). Indonesia juga diminta jadi alternate Co-Chair regional kawasan Asia-Pasifik dalam kerangka kerja Local Community and Indigenous People Platform (LCIPP).
Hal itu diungkapkan Ketua LCIPP UNFCCC dan sekaligus Ketua Delegasi Iran, Majid Shafiepour. Permintaan itu terungkap setelah bertemu dengan Alternate Ketua Delegasi Indonesia (Alternate HoD) Duta Besar Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir.
Pertemuan tersebut terjadi di sela-sela konferensi Kerangka Kerja Konvensi PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) di Bonn, Jerman, Rabu, 19 Juni 2019.
[irp posts="4791" name="Kearifan Lokal Suku Kajang dalam Melestarikan Hutan"]
"Kita punya suku-suku bangsa dan komunitas lokal. Jumlahnya melebihi 700-an. Kita punya kepentingan dalam LCIPP," ujar Kartini. Sebagai negara yang pluralistik, lanjutnya, Delri menyambut positif permintaan ketua LCIPP.
Menurut Kartini, Iran mengharapkan Indonesia mencalonkan perempuan sebagai ketua Alternate LCIPP kawasan Asia Pasifik.
"Indonesia mendukung dan menerima usulan itu. Kita juga berpikir bahwa menominasikan perempuan adalah bagian affirmative action untuk memastikan keterwakilan perempuan di dalam UNFCCC," ujar Kartini.
Sementara itu, Indonesia sangat berkepentingan untuk terlibat aktif dalam kegiatan LCIPP. Mengingat Indonesia dihuni oleh ratusan suku-suku bangsa dengan kearifan lokal masing-masing.
“Tradisi kearifan lokal yang diwariskan turun temurun dari generasi ke generasi. Mereka memastikan pemeliharaan lingkungan dan ketahanan pangan berlangsung secara efektif dan sistematik", imbuh Kartini.
[irp posts="5723" name="Tolak Modernisasi, Ini 5 Suku yang Tetap Ramah Lingkungan di Indonesia"]