- Puang Safi’ dan Keajaiban Bunga Telang padaMatanya - 03/12/2025
- Bangun dari Tidur, Tire Menebar Bau Bangkai yang Disambut Suka Cita - 01/12/2025
- Menanam Pohon di Mata - 30/11/2025
Klikhijau.com – Rasa lemas kerap menyergap tubuh kita saat saat puasa. Hal itu disebabkan karena tubuh tak mendapat asupan energi selama belasan jam.
Maka, yang dilakukan tubuh kita agar tetap bertahan adalah menguras cadangan energi yang terdapat dalam tubuh itu sendiri.
Sergapan lemas pada tubuh bisa hindari selama berpuasa. Pendapat itu diungkapkan dr Jovita Amelia. Ia merupakan Pakar gizi klinis dari aplikasi Halodoc.
Caranya adalah kebutuhan nutrisi tubuh harus terpenuhi, sehingga kita bisa tetap bugar dan menjalankan aktivitas harian seperti hari-hari biasa.
Pemenuhan nutrisi tak sekadar hanya makan banyak, tapi juga komposisinya harus tepat, sebab jika tidak akan membuat tubuh kekurangan energi.
“Saat sahur tubuh kita membutuhkan nutrisi yang tepat dengan jumlah yang memadai agar kuat berpuasa selama 12-13 jam, serta tetap nyaman melakukan aktivitas sehari-hari. Jadi bukan hanya sekadar kenyang,” ungkapnya.
Kata Jovita, hal terpenting ketika memilih makanan adalah kompisusi gizi lengkap dan seimbang. Komponen makanan ini terdiri dari karbohidrat sebanyak 50-60 persen kebutuhan kalori, protein sebanyaj 15-20 persen, dan lemak sebanyak 20-25 persen.
Jovita menyarankan untuk karbohidrat sebaiknya memilih karbohidrat kompleks yang kaya serat seperti buah-buahan dan umbi-umbian.
“Karbohidrat kompleks akan melepas energi secara berlahan, jadi nggak cepat lapar,” katanya lagi
Hal lain yang harus dilakukan adalah cukupi kebutuhan cairan dan zat besi. Cairan dan zat besi membantu proses distribusi oksigen ke seluruh tubuh.
Kebutuhan cairan tubuh adalah dua liter atau delapan gelas per hari. Ini bisa dipenuhi dengan mengatur jadwal minum air, dua gelas saat berbuka, dua gelas saat makan malam, dua gelas menjelang tidur, dan dua gelas saat sahur.
Jika kedua hal tersebut terpenuhi, distribusi oksigen akan lancar sepanjang berpuasa sehingga tubuh tetap bugar, tidak mudah lemas atau mengantuk.
Bukan hanya itu, untuk menghindar dari sergapan lemas saat berpuasa ada beberapa makanan dan minuman yang harsu dihindari ketika sahur, misalnya gorengan.
Makanan yang digoreng akan bertahan lama sehingga memperlambat pengosongan lambung. Kondisi ini meningkatkan risiko naiknya asam lambung.
Selain makanan yang digoreng, yang perlu dihindari adalah makanan yang mengandung garam. Sebab hal itu bisa memicu tubuh kehilangan banyak cairan.
“Garam bersifat diuretik atau menarik air sehingga membuat lebih sering kencing,” ujar Jovita.
Tak hanya garam, minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh juga bersifat diuretik sehingga cepat menimbulkan haus.
Makanan manis dan karbohidrat sederhana seperti roti putih juga perlu dihindari. Sebab makanan jenis itu lebih mudah diserap dan dicerna tubuh sehingga akan cepat menimbulkan rasa lapar.
“Karbohidrat sederhana memang bisa memberikan energi secara cepat, tapi cepat juga terpakai, jadi jika ingin mengonsumsi makanan manis, sebaiknya pilih dari jenis karbohidrat kompleks seperti sayur, buah, dan umbi-umbian,” pungkas Jovita








