Tetap Ramah Lingkungan di Bulan Ramadan, Ini 5 Tips dari KLHK
Klikhijau.com - Bagaimana menjalani puasa ramah lingkungan? Apa saja aktivitas yang dinantikan saat berpuasa? Ngabuburit sudah pasti. Ngabuburit merupakan salah satu kegiatan favorit saat puasa ram...
Klikhijau.com - Bagaimana menjalani puasa ramah lingkungan? Apa saja aktivitas yang dinantikan saat berpuasa?
Ngabuburit sudah pasti. Ngabuburit merupakan salah satu kegiatan favorit saat puasa ramadan. Sambil menunggu waktu berbuka, jalan-jalan sore sambil menunggu waktu berbuka puasa tiba menjadi aktivitas yang divaforitkan banyak orang.
Waktu ngabuburit seringkali dimanfaatkan untuk jajan makanan dan minuman yang akan menjadi teman berbuka puasa.
Nah, seringkali kita lupa, saat kita jajan, maka akan semakin banyak sampah yang dihasilkan, baik itu dari kantong plastik, gelas plastik, bungkus kertas, maupun karet.
[irp posts="4619" name="Bolehkah Tidur Setelah Sahur? Klik Ini dan Temukan Jawabannya!"]
Tips ini dibagikan KLHK agar masyarakat tetap menjaga lingkungannya dari sampah. Mau tahu apa saja tips yang diberikan oleh KLHK? Berikut penjelasannya.
1. Untuk panitia buka bersama, hindari pakai nasi kotak/bungkus
Ya, kalau kamu ingin mengadakan buka bersama, baik itu dengan teman-teman, keluarga, maupun untuk kegiatan amal, usahakan untuk tidak menyediakan nasi kotak atau nasi bungkus. Sebaiknya, sediakan makananmu dalam bentuk prasmanan.
Seringkali, nasi kotak disajikan dalam styrofoam. Padahal, styrofoam membutuhkan waktu 500 tahun agar bisa terurai dan menyebabkan masalah karena sering termakan oleh hewan-hewan liar.
Memang sih, menyediakan makanan dalam wadah sekali pakai yang tinggal buang lebih mudah dan praktis, tapi ternyata, cara ini memberikan dampak buruk pada lingkungan.