Klikhijau.com – Kreasi daur ulang sampah, satu aktivitas bermanfaat bagi anak-anak selama momen belajar di rumah. Hal ini penting agar anak tetap dirumah dan terhindar dari penyebaran Covid-19.
Selain itu, mengajak anak-anak melakukan kreasi daur ulang bermanfaat untuk mengasa daya imajinasi dan kreativitasnya. Founder Limbah Pustaka, Raden Roro Hendarti dari Purbalingga Jawa Tengah berbagi tips kreasi daur ulang yang cocok bagi anak-anak.
Limbah Pustaka adalah sebuah komunitas yang memadukan antara gerakan cinta lingkungan dan literasi. Komunitas ini aktif mengedukasi anak-anak sejak dini agar peduli lingkungan dengan membaca dan melakukan beragam kreasi daur ulang.
Berikut ini 7 kreasi daur ulang sampah yang cocok bagi anak versi Ibu Raden Roro Hendarti dari Limbah Pustaka.
-
Gantungan kunci dari bungkus makanan
Saat ini anak-anak memang paling banyak mengkonsumsi makanan yang kemasannya berakhir sebagai sampah. Bila tidak dimanfaatkan, kemasan makanan itu akan berakhir di TPA begitu saja. Padahal, bungkus makanan dapat dikreasi sebagai benda berharga semisal gantungan kunci.
Berikut tutorial membuat gantungan kunci dari bungkus makanan versi Founder Limbah Pustaka, Ibu Hendarti. Pertama, bungkus makanan dipotong salah satu sisi bagian atas atau bawah. Bila masih kotor bisa dibersihkan terlebih dahulu. Bila sudah bersih, langsung dapat digunakan.
Caranya? Isi bungkus makanan dengan potongan plastik-plastik atau dakron. Kemudian dilem memakai lem plastik tau lem bakar. Dikasi lubang, lalu diberi ring dan diberi gantungan kunci. Jadilah sebuah gantungan kunci mungilnya!
-
Tempat aksesoris dari bekas rol lakban
Untuk tempat aksesoris dari bekas rol lakban, ternyata juga bisa dibuat dengan mudah. Pertama-tama, bungkus rolnya dikasi lem, kemudian diberi kain atau kertas kado. Lalu, bawahnya diberi kertas karton dan kertas kado. Disiapkan tiga, lalu sampingnya dibuatkan ring dengan ukuran stik untuk makan mie. Lalu, dipasang di satu sisinya. Jadilah tiga tingkat tempat aksesoris.
-
Tempat sendok, sisir dan lain-lain dari botol
Membuat tempat sendok dari botol air mineral bekas? Tidak sulit rupanya. Begini caranya kata Raden Roro Hendarti. Pertama, siapkan bahannya yakni botol ukuran bekas ukuran 600 ml, dibagi dua.
Siapkan 3 botol, semuanya dipotong menjadi dua. Bagian atas kemudian di balik. Bagian tutupnya ditempel di kertas karton kemudian dilem pakai lem lilin. Tiga-tiganya disusun kemudian ditutup dengan kain perca. Bagian bawahnya juga bisa sama digunakan seperti itu. Sebelum ditutup kain perca, dikasi tali terlebih dahulu untuk gantungannya. Jadilah, sebuah tempat serba guna yang sederhana.
-
Tempat pensil dari bekas bungkus kok
Anak-anak bisa mengkreasi tempat pensil dari bungkus kok (bungkus kok bulu tangkis). Kata, Ibu Hendarti, siapkan tempat bungkus koknya terlebih dahulu. Potong jadi 3 atau 2. Bagian bawahnya ditutup dengan kertas karton bentuk lingkaran sesuai bentuk satelkoknya. Bagian bawahnya diberi kertas kado atau dicat atau dilukis sesuai selera. Jadilah sebuah tempat pensil sederhana.
-
Vas bunga dari bekas pop mie
Untuk membuat vas bunga, terlebih dahulu bungkus pop mie bekasnya dibersihkan. Siapkan dua lalu digabungkan bagian bawahnya. “Direkatkan dengan lakban kertas. Kemudian sisi luarnya dilem memakai lem kayu. Lalu ditaburi dengan serbuk kayu. Sampai tertutup semuanya dibiarkan kering. Sudah jadi vas bunganya,” kata Raden Roro Hendarti.
- Bunga dari kresek
Membuat bunga dari kresek termasuk yang paling mudah dibuat. Menurut Raden Roro Hendarti, banyak terori dan cara untuk membuat bunga dari kresek.
Namun, yang paling sederhana adalah dengan melipat kertas kreseknya menjadi empat lapis. Lipat seperti ingin membuat kipas dari kertas sampai habis. Lalu ditekuk jadi dua. Tengahnya diberi pengikat dari kawat bunga kemudian dibuka. Itu sudah jadi bunga secara sederhana.
- Polibag dari bungkus minyak
Sahabat Hijau! Bungkus minyak termasuk sampah yang paling banyak di rumah. Jangan terburu-buru membuang benda ini. Anda bisa menghasilkan sesuatu semisal membuat polibag.
Raden Roro Hendarti membagikan tutorialnya sebagai berikut: Bungkus minyak cukup dipotong bagian atas, kemudian dicuci dengan pembersih piring kemudian ditiriskan.
Lalu dilubangi bagian bawahnya. Upayakan membuat beberapa titik lubang untuk sirkulasi udara dan air pada tanaman. Bungkus minyak sudah siap jadi polibag sebagai media menanam bunga, sayuran dan lainnya.
Selamat mencoba dan tetap bahagia!