Temuan Terbaru, Cuaca Panas Sebabkan Seseorang Jadi Pemarah
Klikhijau.com - “Sendu musim panas”, begitulah sebutan hasil penelitian terbaru yang mengaitkan cuaca panas dengan agresi, bunuh diri, dan kekerasan. Penelitian ini menemukan fakta bahwa hormon str...
Klikhijau.com - “Sendu musim panas”, begitulah sebutan hasil penelitian terbaru yang mengaitkan cuaca panas dengan agresi, bunuh diri, dan kekerasan.
Penelitian ini menemukan fakta bahwa hormon stres meningkat seiring naiknya suhu. Orang-orang akan menjadi pemarah dan mudah kesal di suhu hangat.
Ada banyak bukti tentang hal ini dari beberapa dekade terakhir. Penelitian yang dimaksud diawal artikel ini dilakukan oleh tim peneliti Polandia.
Mereka menemukan jumlah hormon penyebab stres kortisol, lebih rendah di musim dingin daripada musim panas. Lalu, kenaikan suhu membuat kita mudah tersinggung.
[irp]
Ini bisa berimplikasi pada kesehatan karena hormon tersebut penting untuk mengatur gula, garam, dan cairan ke seluruh tubuh.
Kortisol disebut sebagai hormon stres karena ia dilepaskan ke aliran darah saat masa-masa sulit atau situasi yang mengecewakan.
Hormon tersebut membantu mengurangi inflamasi dan penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Penyakit, kurang tidur, dan beberapa obat bisa memengaruhi kadar kortisol tersebut.