Tanaman Hias Hoya, Keunikan, Manfaat dan Cara Benar Menanamnya!

oleh -21,677 kali dilihat
Tanaman Hias Hoya, Keunikan, Manfaat dan Cara Benar Menanamnya!
Tanaman hias hoya - Foto/greenhouses

Klikhijau.com – Tak seperti anggrek atau jenis tanaman hias lainnya yang sudah sangat populer dan mudah ditemui di nursery ataupun kios bunga, tanaman hias Hoya sepertinya masih agak asing di telinga masyarakat.

Hoya adalah kelompok tumbuhan tropis yang memiliki bentuk bunga unik dan indah. Hoya telah dipelihara sebagai tanaman hias eksotis di taman puri bangsawan Eropa pada beberapa abad yang lalu dan sejak tahun 1970-an mulai populer di kalangan masyarakat Eropa dan Amerika Serikat (Hodgkiss, 2007). Daerah asal Hoya meliputi Asia Tenggara dan sekitarnya (Wanntorp et 01: 4, 2006).

Keanekaragaman jenis tertinggi diperkirakan terdapat di kawasan Malesia, terutama Indonesia (Goyder, 2008; Kleijn dan van Don Kelaar, 2001).

Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 50-60 jenis (Rahayu, 2006), Semenanjung Malaysia terdapat 25 jenis (Rintz, 1978), Thailand 32 jenis (Thaitong, 1996), India 39 jenis (Hooker, 1885), Filippina 21 jenis (Merril, 1923) dan Papua Nugini 51 jenis (Schlechter, 1914).

Jumlah jenis berdasarkan pulau di Indonesia berasal dari Jawa sebanyak 21 jenis (Backer dan van den Brink Jr., 1965) dan Sumatera 25 jenis (Rahayu, 2001).

KLIK INI:  Bunga Amarilis, Si Cantik yang Memesona, tapi Malas Berbunga
Karakteristik tanaman hias hoya

Sebagai tumbuhan yang memiliki prospek cerah dalam pengembangan hortikultura, kawin silang antar spesies Hoya berpeluang menghasilkan hibrid baru yang menarik. Usaha kawin silang akan lebih mudah jika sudah diketahui pula hubungan kekerabatannya.

Tanaman ini tumbuh merambat dan membelit, tingginya bisa mencapai tiga meter. Penampilannya yang menarik membikin tanaman hias yang satu ini menjadi sangat populer.

Bunganya berbentuk pola bintang, semi glossy, kemilaunya agak kabur karena tertutupi oleh bulu-bulu yang halus. Bunga hoya juga dijuluki dengan sebutan wax palnt (tanaman lilin) dan porcelain flower (bunga porselen), karena jika dilihat sepintas, bunga hoya tidak nampak seperti bunga sungguhan, lebih seperti bunga replika.

Selain kecantikan bunganya, daunnya pun banyak mengundang perhatian dan juga dijadikan tolak ukur kesempurnaan tanaman hoya ini.

Bentuk bunga hoya seperti pola bintang yang berkilau dengan permukaan yang diselimuti oleh bulu-bulu halus. Satu kuntum bunga hoya berukuran 1,5 cm dan tumbuh membentuk kelompok. Satu kelompok biasanya berjumlah 30 kuntum bunga yang harum semerbak.

KLIK INI:  Mawar Putih yang Menggoda, Filosofi dan 6 Fakta Menarik di Baliknya!
Keunikan dan keistimewaannya

Hal unik lainnya yang membuat bunga ini begitu digemari adalah karena aromanya yang super wangi. Misalnya bunga hoya carnosa atau hoya anggrek. Hoya carnosa banyak digunakan sebagai bunga hias ruangan sekaligus pengharum ruangan.

Aromanya ada yang tercium seperti aroma selai kacang, ada juga yang seperti aroma coklat. Karena bentuknya mirip dengan anggrek, hoya carnosa ini sering disalah artikan sebagai bunga anggrek.

Ada banyak sekali varian spesies bunga hoya, kira-kira mencapai 1000 spesies yang semuanya mempunyai warna-warni yang menawan.

Salah satu penelitian di Universitas Georgia, mengungkapkan bahwa Tanaman yang termasuk jenis sukulen ini dapat menyerap berbagai jenis polutan yang ada di dalam ruangan.

Pemanfaatan jenis-jenis Hoya sebagai tanaman hias pada saat ini semakin berkembang sehingga mulai dituntut munculnya kultivar-kultivar baru. Kultivar baru dapat dibentuk dari perakitan jenis yang sudah ada (Chahal dan Gosal, 2002).

KLIK INI:  Bunga Hydrangea, Cantik nan Populer, Ini 10 Fakta Menarik Tentangnya!

Berbagai metode dapat digunakan dalam perakitan varietas, antara lain melalui persilangan antar jenis (Schaart dan Visser, 2009). Persilangan antar jenis menjanjikan keturunan atau hibrid yang memiliki variasi yang lebih menarik jika dibandingkan induknya.

Namun demikian, dalam melakukan persilangan diperlukan pengetahuan khusus mengenai kekerabatan antar jenis agar pekerjaan yang dilakukan lebih efektif.

Kekerabatan antar jenis menunjukkan tingkat kedekatan dan kesamaan genetik dari jenis yang bersangkutan. Semakin mudah menghasilkan hibrid (Tay, 2007). Kedekatan genetik dapat digambarkan melalui istilah pool gene sebagaimana yang dikemukakan oleh Harlan dan de Wet (1971L yaitu pool gene primer, sekunder dan tersier yang menggambarkan kedekatan jenis berdasarkan kemudahan transfer gen antar kelompok.

Klasifikasi klasik berdasarkan karakter morfologi juga telah digunakan para ahli botani untuk penggolongan di bawah tingkat marga yaitu seksi (section). Penggolongan tingkat seksi biasanya digunakan sebagai panduan dalam menentukan mudah atau tidaknya dua jenis dikawin silangkan.

Pada marga Lilium, hibridisasi antar seksi memerlukan bantuan teknik kulur jaringan (Grauda dan Balode, 2004).

KLIK INI:  Bunga Kupu-kupu, Tanaman Hias Mewah dengan Perawatan yang Mudah
Cara menanam bunga hoya

Cara menanam bunga hoya umumnya banyak dilakukan dengan cara cangkok dan stek. Untuk perbanyakan secara cangkok, dilakukan dengan cara mencangkok sulur batangnya.

Cara mencangkoknya hampir sama dengan tanaman lain. Bersihkan kulit batang luarnya lalu tutupi dengan tanah, terakhir, bungkus dengan plastik bening dan ikat erat. Biasanya setelah tiga minggu maka akarnya sudah keluar.

Setelah Anda memperoleh anakan baru dari bunga hoya, maka hal penting selanjutnya yang perlu lakukan adalah perawatannya. Merawat tanaman sukulen cantik ini memang tidak begitu gampang.

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam perawatannya adalah proses penyiramannya. Tanah yang basah bisa membuat tanaman hoya akan mati, jadi usahakan melakukan penyiraman saat keadaan tanahnya benar-benar kering.

Diusahakan untuk menggunakan pot tanaman yang mempunyai drainase yang baik. Selanjutnya, berikan asupan cahaya matahari 14 jam sehari.

KLIK INI:  7 Faktor yang Harus Diperhatikan Saat Menanam Tanaman Indoor

Karena tanaman hoya termasuk tanaman yang cepat pertumbuhannya, maka potong daun-daunnya yang tumbuh terlalu banyak.

Kemudian, untuk temperatur dan kelembaban sebenarnya tidak menjadi masalah besar, hanya saja tanah yang terlalu kering ataupun terlalu basah dapat membuat bunga jatuh berguguran, jadi usahakan jaga kelembabannya.

Tanaman hoya tidak memerlukan banyak sinar matahari alias suka teduh. Malahan jika terkena matahari langsung bisa mati.

Kalau anda tidak memiliki lokasi teduh di sekitar rumah, solusinya bisa membuat naungan dengan shading net (paranet). Soal daya tangkisnya kita bisa memilih yang paling umum di pasaran yaitu 60%. Dengan begitu cahaya yang diteruskan hanya 40% saja. Jika kurang dari itu tidak ada masalah.

Bunga hoya yang berkilau seperti bintang mungil ini mempunyai banyak nektar lengket yang disukai kupu-kupu. Tak jarang bunganya berjatuhan di tanah karena beratnya nektar atau karena perlakuan para serangga penyerbuk.

Saat bunganya mulai tumbuh kembali, jangan pindahkan tempatnya, karena perubahan intensitas cahaya juga akan mempengaruhi perkembangan bunga-bunganya. Dan karena bunga hoya akan keluar dari batang yang sama berulang kali, jangan potong batang tersebut saat bunganya berjatuhan.

Demikian informasi mengenai tanaman hias hoya untuk sahabat hijau. Semoga bermanfaat!

KLIK INI:  Caladium, Tanaman Hias yang Digadang-gadang Jadi Pesaing Berat Aglaonema