Tanaman Bisa Mendengar dengan Baik Meski Tak Punya Telinga

oleh -581 kali dilihat
Tanaman bunga dan lebah
Ilustrasi tanaman bunga dan lebah/ foto-istimewa
Irhyl R Makkatutu
Latest posts by Irhyl R Makkatutu (see all)

Klikhijau.com – Tanaman yang tumbuh di depan rumah atau tanaman yang kita jumpai di jalan bisa saja mendengar langkah kaki atau suara kita. Sebab menurut sebuah penelitian terbaru, tanaman dapat mendengar meski tak punya telinga.

Seperti yang ditayangkan situs nationalgeographic.grid.id, Senin, 21 Januari 2019, para ilmuwan telah menemukan bukti bahwa tumbuhan dapat benar-benar mendengar dengungan lebah yang lewat di dekatnya. Sehingga mereka langsung memproduksi nektar yang lebih banyak.

Berdasarkan observasi yang dilakukan pada primrose malam (Oenothera drummindii), tim peneliti menemukan fakta. Bahwa ketika bunga tersebut merasakan gelombang suara dari sayap lebah yang terbang di dekat kelopak, konsentrasi gula pada nektarnya meningkat hingga 20%.

Bahkan yang lebih ajaib lagi, bunga-bunga itu dapat membedakan suara latar yang tidak relevan, seperti angin. Menurut peneliti, kemampuan ini dapat memberikan keuntungan evolusi bagi tanaman, yakni memaksimalkan peluang untuk menyebarkan serbuk sari.

KLIK INI:  Oyong, Si Bulat Panjang yang Enak dan 2 Kandungan Ajaibnya

“Hasil penelitian kami untuk pertama kalinya berhasil mendokumentasikan bahwa tanaman dapat merespons suara lebah dengan cepat,” tulis para peneliti dari Tel-Aviv University.

Di beberapa eksperimen melibatkan lebih dari 650 bunga primrose malam. Produksi nektar mereka diukur berdasarkan jenis suara dengan tingkat frekuensi yang berbeda. Yakni, keheningan, suara lain, dan dengungan lebah.

“Banyak orang bertanya, bagaimana tanaman mendengar? Dengan penelitian ini, kami ingin menyampaikan bahwa mereka juga bisa mendengar meski tanpa telinga,” kata Lilach Hadany, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini.

Hasil penelitian menunjukkan, suara dengungan lebah dapat mengubah campuran nektar hanya dalam waktu tiga menit. Sementara keheningan dan suara lain tidak memiliki pengaruh apa pun.

Mengeluarkan lebih banyak nektar berarti lebah dapat makan lebih lama dan membuatnya ingin kembali ke spesies bunga yang sama selanjutnya.  Ke depannya, para peneliti ingin mengetahui apakah tanaman merespons suara lainnya, termasuk beberapa hewan dan juga manusia.

Jika penelitian tersebut terbukti bahwa tanaman dapat mendengar suara manusia, maka waspadalah. Jangan sampai kita memperlakukan mengeluarkan kata-kata yang bisa menyakitinya.

KLIK INI:  Perihal Muja, Aligator Tertua yang Selamat dari Pengeboman Perang Dunia II