Taka Bonerate, Surga keanekaragaman Hayati di Selatan Sulsel

oleh -1,442 kali dilihat
Taka Bonerate
Taka Bonerate/foto -pijarartha.com
Irhyl R Makkatutu

Klikhijau.com – Taman Nasional Taka Bonerate adalah salah satu kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. Terletak di Kepulauan Selayar Sulawesi Selatan (Sulsel), Taka Bonerate ditetapkan sebagai Cagar Biosfer ke-10 di Indonesia pada tanggal 9 Juni 2015.

Begitu eksotiknya, Taka Bonerate dinobatkan sebagai satu kawasan konservasi perairan dengan keunikan dan kekhasan berupa Atol (hamparan karang berbentuk cincin) terluas di Asia Tenggara. Bahkan, ketiga terluas di dunia setelah Atol Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Atol Suvadiva di Maldives.

Berkah keanekaragaman hayatinya yang melimpah menjadikan kawasan ini sangat potensial sebagai ekowisata andalan.

Setidaknya terdapat empat potensi Taka Bonerate yang membuatnya layak disebut surga dari Selatan Sulsel; Pertama, hamparan Atol seluas 220.000 ha; adanya habitat berbagai jenis biota laut seperti kima raksasa (tridacna gigas) dan Triton Terompet (Charonia tritonis); merupakan tempat peneluran penyu hijau (Chelonia mydas) dan Penyu sisik (Eretmochelis imbricata); serta terdapat masyarakat maritim yakni suku Bajo dan suku Bugis yang mendiami 7 pulau.

KLIK INI:  Goa Hawang dan Lelaki yang Mematung Memegang Tombak di Maluku

Selain itu, Taka Bonerate kaya akan flora dan fauna. Tercatat ada 70 spesies flora darat di sana yang didominasi oleh cocos nucifera. 11 spesies Lamun yang didominasi jenis thalassodendron ciliate, Halophila ovalis dan lainnya. Juga 112 spesies Alga yang umumnya adalah alga hijau 55 spesies, alga merah 33 spesies dan alga coklat 24 spesies.

Sementara potensi fauna di Taka Bonerate juga tak kalah banyaknya. Sedikitnya ada 242 jenis Karang di sana yang didominasi oleh 63 genera karang Scleractinia dan 5 Genera karang non scleractinia. Spesies karang yang dominan adalah famili Acroporidae, favlldae dan fungiida.

Spesies ikannya juga banyak yakni terdapat 564 spesies. 299 spesies Molusca yang didominasi Gastropoda (keong-keong) dan Pelecypoda (kerang-kerangan).

Ada 6 spesies Reptilian yang didominasi oleh Penyu hijau (chelonia mydas), Penyu sisik (Eretmochelys), Penyu lekang (Lepidochelys olivaceae) dan lainnya. Juga ada 15 spesies Crustacea yakni kepiting dan udang, serta 34 spesies burung yakni 12 burung laut, 13 jenis burung babi, 16 jenis teripang dan 13 jenis criniidea.

KLIK INI:  Panorama Hijau Tebing dan Pantai Marumasa di Selatan Sulsel

Taka Bonerate juga memiliki 5 spesies mamalia antara lain duyung, lumba-lumba dan ikan paus. 34 spesies burung yang terdiri dari 12 spesies burung darat, 9 burung laut dan 13 fauna burung pantai.

Dengan potensi istimewa tersebut, Taman Nasional Taka Bonerate layak disebut surga keanekaragaman hayati. Destinasi ini kini dijadikan tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. Sangat layak jadi tujuan berlibur bersama keluarga. Taka Bonerate adalah surganya para penyelam.

Untuk menuju ke sana, pengunjung dapat memilih perjalanan domestik dari Makassar melalui bus atu pesawat terbang. Setelah tiba di Benteng, ibu kota Selayar barulah perjalanan dilanjutkan melalui dua jalur.

Pertama, jalur perjalanan Benteng-Tinabo: perjalanan darat ke pelabuhan Pattumbukang (1,5 jam) yang dilanjutkan dengan perjalanan laut menggunakan kapal kayu jolloro (4,5 jam) atau speed boat (2 jam). Kedua, jalur perjalanan Benteng-Jinato, melalui darat ke pelabuhan Pattumbukang (1.5 jam) dilanjutkan dengan perjalanan laut menggunakan kapal kayu jolloro (7 jam) atau speed boat (2 jam).

Ayo berkunjung ke Taman Nasional!

KLIK INI:  Menyusuri Rimba Pattunuang, Destinasi Baru dengan Sejuta Daya Tarik