Klikhijau.com – Kali di depan rumah tercipta dari kencing. Suatu
Tag: #cerpen lingkungan
Lelaki Pinisi dan Sepotong Senja
Klikhijau.com -Sudah menjadi ritual di pagi hari Sula ketika bangun
Langit Mahakam dan Kupu-Kupu Bantimurung
Pohon yang dulu berimbun, tiada hentinya tertiup angin kemarau. Daun-daun
Senandung Terasing Lia di Tepian Sungai Balangtieng
Di kebun itu, waktu menguap seperti embun yang enggan menyentuh
Pohon Langit di Borong Karamaka
Borong Karamaka benar-benar sunyi dan tenang, jauh dari gemuruh peradaban
Pohon Terakhir di Bumi
Gerah. Keringat tak ada lagi yang tersisa dari tubuh. Sejak
Yang Pertama Mengencingi Bumi
Dingin menyambar-nyambar, mengiris tiap inci tubuh. Perut terasa berat, isi
Pantai yang Bersalin Nama
Anak-anak berhamburan ketika lelaki itu datang. Meninggalkan mainannya di Turungan
Gadis Iklim
Ketika pentungan polisi menghantam kepalaku. Tetiba wajah girang Awanara sedang
Resep Masakan dari Sungai
Di tengah kemelut ketidak-stabilan ekonomi yang melilit leher rumah tangganya.
Toraja di Waktu Senja yang Hujan
“Di sini kita bisa hidup lebih tenang dan menikmati hijaunya
Tidak Ada Senja di Hutan Camba
Sore itu Firman mampir di sebuah warung, perbatasan Bone-Maros setelah
Pohon Ludah
Jam menunjukkan angka 10 lewat 57 menit. Aku tiba sangat
Air Hilang dalam Hujan
Pernikahan Gerimis “Kau masih suka gerimis?” tanyaku. Kau hentikan
- 1
- 2
- …
- 4
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













