Studi: Mikroplastik dari Sepatu Hiking dan Perlengkapat Outdoor Cemari Alam Liar

Klikhijau.com - Mikroplastik semakin liar tidak terkendali. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa sepatu hiking dan perlengkapan outdoor berpotensi menjadi sumber utama polusi mikroplastik di ala...

Studi: Mikroplastik dari Sepatu Hiking dan Perlengkapat Outdoor Cemari Alam Liar
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Mikroplastik semakin liar tidak terkendali. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa sepatu hiking dan perlengkapan outdoor berpotensi menjadi sumber utama polusi mikroplastik di alam liar. Penelitian ini meneliti kandungan berbahaya di sejumlah danau pegunungan Adirondack, New York bagian utara.

Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kecil yang sengaja ditambahkan ke produk konsumen, atau berasal dari pecahan plastik yang lebih besar. Partikel-partikel ini mengandung ribuan bahan kimia plastik, termasuk BPA, ftalat, dan PFAS, yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Mikroplastik telah ditemukan di berbagai bagian tubuh manusia dan mampu menembus sawar plasenta serta otak. Selain itu, mikroplastik juga dikaitkan dengan peradangan paru-paru kronis yang dapat memicu kanker paru-paru.

[irp]

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa sekitar 70% mikroplastik yang ditemukan dalam sampel laut berasal dari pakaian. Bahkan, mikroplastik juga telah terdeteksi di awan dan air hujan.

Pada studi terbaru ini, para peneliti mengukur tingkat mikroplastik di dua danau yang merupakan sumber air utama bagi Sungai Hudson. Satu danau sering dilintasi pejalan kaki, sementara danau lainnya terpencil dan jarang terjamah aktivitas manusia.

Hasilnya menunjukkan perbedaan signifikan, sampel dari danau yang ramai dilalui pejalan kaki memiliki kadar mikroplastik sekitar 23 kali lebih tinggi.

[irp]

Kontribusi pejalan kaki

Menurut Tim Keyes, ilmuwan data dari Sacred Heart University, sepatu trail bersol lembut dan pakaian sintetis tampaknya menjadi penyebab utama masuknya mikroplastik ke perairan terpencil ini.

Pada tahun 2023, Keyes mengambil sampel mikroplastik di Danau Tear of the Clouds, yang terletak di ketinggian sekitar 1.300 meter dan populer di kalangan pendaki. Analisis laboratorium menunjukkan adanya 9,45 partikel per mililiter (ml). Saat itu, para peneliti menduga bahwa polusi mikroplastik mencapai area tersebut melalui udara.

[irp]

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2