Skansa Dive Club Dorong Penghentian Praktik <em>Illegal Fishing</em> di Bira
Kikhijau.com - Illegal fishing menjadi isu yang tak pernah selesai dibahas. Juga tak pernah-benar hilangkan dari daftar masalah kelautan dan perikanan di Indonesia. Terbukti, Sabtu, 17 Agustus lalu...
Kikhijau.com - Illegal fishing menjadi isu yang tak pernah selesai dibahas. Juga tak pernah-benar hilangkan dari daftar masalah kelautan dan perikanan di Indonesia.
Terbukti, Sabtu, 17 Agustus lalu. Bertepatan dengan pengibaran bendera bawah laut yang diadakan club selam Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Bulukumba (Skansa Dive Club) di Tanjung Bira untuk memperingati HUT RI ke 74. Pengibaran bendera tersebut tak sekadar meramaikan hari kemerdekaan bangsa ini.
Namun juga membawa misi lingkungan, khususnya ekosistem laut. Pada saat itu, tak jauh dari lokasi pengibaran, salah seorang nelayang ditangkap Satreskrim Polsek Tanah Beru bersama Polairut Pos Bira.
[irp posts="5779" name="9 Negara Bahas Perlindungan Laut dari Polusi dan Sampah Plastik di Bali"]
Nelayan tersebut diduga telah melakukan illegal fishing dengan menggunakan bom ikan. Barang bukti yang disita adalah seperangkat peralatan kompressor, perahu dan jaring.
Penggunaan bom ikan sangat berdampak pada lingkungan. Sebab tak hanya berkurangnya ikan di daerah ini sekitaran Bira. Tempat yang menjadi titik pencarian ikan bagi nelayan disekitar.