Siswa SMP Didorong Lebih Peduli Pelestarian Ekosistem Pesisir

Klikhijau.com - Melalui kegiatan sambang sekolah. Kurang lebih 200 siswa terbaik dari kelas 7-9 SMP Negeri 2 Jakarta Pusat diajak peduli pelestarian ekosistem pesisir. Kegiatan sambang sekolah ters...

Siswa SMP Didorong Lebih Peduli Pelestarian Ekosistem Pesisir
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Irhyl R  Makkatutu

Artikel terbaru dari Irhyl R Makkatutu (lihat semua)

Klikhijau.com - Melalui kegiatan sambang sekolah. Kurang lebih 200 siswa terbaik dari kelas 7-9 SMP Negeri 2 Jakarta Pusat diajak peduli pelestarian ekosistem pesisir.

Kegiatan sambang sekolah tersebut merupakan kerjasama KLHK c.q. BKSDA DKI Jakarta dengan Kelompok EKSATLI (Edukasi Satwa Liar, Tumbuhan, dan Lingkungan) dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), yang diselenggarakan pada hari Rabu, 23 Oktober 2019.

Kegiatan sambang sekolah kali ini bertujuan menumbuhkan semangat dan antusiasme generasi muda. Agar mereka lebih peduli dengan alam dan lingkungan. Khususnya ekosistem pesisir, seperti ekosistem mangrove, lamun, dan terumbu karang.

Ketiga ekosistem tersebut penting diketahui oleh generasi muda karena merupakan ekosistem penyusun pesisir yang memiliki fungsi sangat penting dalam melindungi pantai, juga sebagai penyerap karbon yang luar biasa, habitat berbagai macam fauna, dan pendukung kegiatan edu/ekowisata.

[irp]

"Namun ekosistem ini mendapat berbagai macam ancaman baik dari manusia dan alam. Aktivitas pembangunan, pembukaan lahan di sekitar pesisir dan limbah serta sampah menjadi ancaman nyata bagi kelestarian ekosistem tersebut", tutur Richard, Penyuluh Kehutanan DKI BKSDA Jakarta.

Belajar dari lingkungan terkecil

Sementara itu Ketua EKSATLI, Sutrisno menambahkan jika lingkungan terkecil di sekitar kita bisa menjadi sasaran awal kita belajar melestarikan lingkungan.

"Upaya adik-adik bisa dimulai minimal dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga dengan mengelola sampah dengan bijak. Meminimalkan penggunaan sampah plastik serta terlibat aktif dalam aktivitas/komunitas pecinta lingkungan" tambah.

Siswi Kelas 9 SMPN 2 Jakarta Pusat, Ayu Syifa antusias mengikuti kegiatan ini, dirinya berharap khususnya kepada para remaja untuk semakin mencintai ekosistem mangrove dan juga menambah pengetahuan tentang ekosistem pesisir.

[irp]

"Saya berharap untuk kedepannya semoga tidak ada lagi kerusakan khususnya ekosistem hutan mangrove," ucap Ayu.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2